Jumat, 01 Juli 2016

bursa saham, QE, suku bunga ngatif...

Bismillah...

Saya kemarin2 itu mau nulis di blog, tentang LK Q1/2016 emiten2.
Tapi krn saya ngga punya waktu luang untuk nulis, saya pikir nanti aja stelah tax amnesty disah-kan oleh DPR.
Saya mau liat bgmn efek sentimen tax amnesty ke ihsg, soalnya kok seperti heboh bgt pd yakin bakal banyak dana asing yg mau masuk ke Indonesia gara-gara tax amnesty ini..

Dari yang saya baca, pelaksanaan tax amnesty di bbrp negara, hasilnya ngga sebagus perkiraan pemerintahnya. 
Dgn kata lain, jangan terlalu berharap banyak pd tax amnesty. 
Tapi karena ihsg memang lagi bullish, setiap sentimen positif bakal bikin ihsg terbang.. dan memang pd akhirnya, ihsg kembali ke 5000 lagi saat ini.. :)

Posisi saya tetap cash 100% (dlm USD). 
Saya ngga punya saham sama skali. 
Tiap bulan budget investasi saya belikan usd.. 

Jadi saat temen2 saya pd hepi krn ihsg naik tinggi, saya ya nyengir aja.. :) 
Karena fokus utama saya skrg adalah membeli saham di harga murah, sehingga saya bisa financial free dari deviden2 saham di masa mendatang.. 

Apalagi begitu melihat LK Q1/2016 emiten2, banyak yg jelek (sehingga harga sahamnya menjadi mahal, apalagi di ihsg 5000), sehingga saya sendiri memang ngga pengen beli saham utk investasi long term. 
Untuk trading jg males, krn saya pikir bursa saham sekarang udah ngga sehat, jd mendingan menjauh aja dulu dr saham...

Kenapa saya bilang bursa udah ngga sehat?

Ekonomi global lg susah. Beberapa negara sdh resesi.

Ekonomi amerika yang hancur gara-gara krisis 2008, sampai skrg juga belum pulih. Padahal sudah 3x melakukan QE. 
Suku bunga sudah mendekati nol. 
Tapi indeks saham dow jones dan S&P malah mendekati area all time high..
Bursa saham sekarang udah kaya arena judi, bukan investasi, karena setiap data ekonomi jelek, bursa bukan turun tapi malah naik (karena berarti The Fed tidak akan menaikkan suku bunga, malah bisa jadi akan membuat QE 4 atau membuat suku bunga negatif).

Di jepang, BOJ melakukan QE dan suku bunga negatif untuk menggenjot ekonomi, dengan tujuan melemahkan mata uangnya agar ekspornya terdorong, dan rakyatnya tertarik untuk membelanjakan uang lebih banyak (rakyat jepang karena mayoritas sdh berusia tua, lebih suka menabung daripada belanja). 
Tapi ternyata hasilnya malah mata uang jepang semakin menguat, bursa sahamnya semakin jatuh.. 
Deflasi di Jepang sdh berjalan sekitar 27 tahun, dan selama itu bursa sahamnya sdh turun 60% dari highest di 38.957 (thn 1989) menjadi 15,575 (closing juni 2016). 
Japan 10 year bond yield malah sudah jatuh di bawah 0% (sekarang minus 0,245%). 
Alias, bila anda beli obligasi dgn jatuh tempo 10 thn, maka di akhir thn ke-10 duit anda akan berkurang, bukannya nambah... 
Sesuatu yang sangat aneh untuk dilakukan krn kita hidup di Indonesia yang selalu inflasi tiap thn...

Di eropa, bank sentral eropa juga melakukan QE dan suku bunga negatif untuk melemahkan mata uangnya. 
Tapi ini belum juga bs menyembuhkan ekonomi eropa dari sakitnya..

Jadi, teori ekonomi yang saya pelajari sekarang ini sdh banyak yang tdk sesuai dengan keadaan ekonomi dunia saat ini.

Suku bunga negatif itu tidak mungkin dilakukan dlm sistem ekonomi yang berlaku sekarang ini. Karena perbankan butuh uang nasabah, untuk nanti diputar kembali menjadi kredit. Bila nasabah menabung di bank dan bukannya dapat bunga tapi malah uangnya dipotong, tentu nasabah akan males menyimpan uangnya di bank, lebih baik simpan sendiri di rumah. Kalo ngga ada nasabah yang menyimpan uang di bank, bagaimana bank bisa memberikan kredit...?
Memang suku bunga negatif saat ini belum dibebankan kepada nasabah, tapi kepada bank komersial yang menyimpan uangnya di bank sentral. 
Tapi lama-lama ini akan menjadi beban bagi bank komersial tsb. 
Yang saya sering baca, Deutsche Bank sekarang sudah berdarah-darah keuangannya, sehingga banyak yang menyebut Deustche Bank saat ini sbg The Next Lehman (bank yang ditutup di amerika ketika terjadi krisis 2008).
Apakah akan seperti itu..? 
Saya ngga tau.. liat aja nanti...

Jadi intinya, QE-QE yang sudah dilakukan untuk menyembuhkan ekonomi global, ternyata belum bisa menyembuhkan ekonomi. 
Tapi yang jelas, QE-QE ini sudah membuat banyak bubble di mana-mana, termasuk di bursa saham.
Suku bunga rendah juga mendorong orang untuk terus berutang, tanpa menghitung kapasitasnya dalam membayar utang.
Akhirnya pecahlah bubble properti di amerika.
Di cina, banyak kota-kota hantu. Properti di cina jg sdh bubble. Tapi belum pecah.
Indeks saham cina, sdh bubble dan sdh pecah. 
Bursa shanghai sdh turun dr 5000-an ke 2800-an. Ini pun masih bisa turun lagi ke-1000an (kata teman saya yang jago banget TA).
Jangan lupa, cina jg menjadi negara dengan tingkat utang yang termasuk tertinggi di dunia.
Utang cina sekitar 300% GDP-nya..

Seluruh dunia sdh terlibat utang dalam pembangunan ekonominya.
Termasuk Indonesia.
Dan utang itu dalam USD.
Ketika utang sdh jatuh tempo, maka utang harus dibayar. 
Dan bayarnya pakai USD, bukan pakai rupiah.
Itu lah kenapa saya menyimpan cash saya dlm USD, bukan dlm rupiah.
Minimal kalo ada gejolak dlm perekonomian, tabungan saya akan lbh terlindungi nilainya.

Untuk IHSG, saya liat secara chart daily, weekly, monthly masih bisa naik dulu, mungkin ke 5200-5300.
Tapi kalo sdh di situ dan ihsg mulai arah turun, harus hati-hati, karena saya liat ihsg berpeluang membentuk pola head and shoulder.
Pola head and shoulder ini sangat menyeramkan buat investor, karena begitu pola ini valid, maka harga saham bisa turun lumayan...

Saya sendiri masih yakin, bursa saham sdh di ujung masa keemasannya.
Upside jauh lebih sedikit daripada downside. 
Di ihsg 5000, maksimal naik hanya 500 poin. 
Tapi potensi turun yang saya liat, minimal 1000 poin. 

Amerika thn ini mengadakan pemilu presiden. 
Biasanya krisis di amerika terjadi di thn-thn pilpres ( minimal thn 2000 ketika dotcom bubble, dan 2008 subprime mortgage).
Kalo krisis, biasanya orang akan cenderung lari ke cash (USD), sehingga menurut saya, saat ini daripada saya beli saham, lebih baik saya simpan dlm USD dulu uangnya.
Nanti bila ada krisis, asing keluar, kurs USD naik, saham turun, di situlah nanti saya bisa memulai investasi saham untuk long term yang saya tunggu-tunggu selama ini...
Mudah-mudahan...

Untuk investor pemula yang baru terjun di saham, saya cm pesan, lebih baik skrg jangan beli saham untuk investasi jangka panjang. 
Lebih baik trading dulu. 
Minimal, begitu saham tembus ke bawah MA 60 atau MA 200 daily, lebih baik lgsg cuci gudang aja. Pegang cash.
Karena, takutnya nanti kena seret crash bursa.. dan itu sangat menyakitkan.
Kesempatan akan selalu ada di bursa saham.
Tapi untuk mendapat kesempatan yang baik, dibutuhkan kesabaran juga untuk menanti momentum yang tepat.

Saya skrg ngga mau sama sekali baca analisa2 yang nyuruh beli saham ini atau itu, dengan target sekian-sekian.
Karena saya ngga mau menyesal belakangan.
Susah payah saya ngumpulin uang dari investasi saham sejak 2008, jangan sampai dlm 2 thn uang itu tergerus habis.

Ok, mdh2an apa yang saya tulis ini bs bermanfaat buat yang lain.
Hati-hati menjaga portofolio sahamnya, ya..

Regards,
V3





Rabu, 27 Januari 2016

saya off dari market dulu...

Tadi malam, saya nyaris ngga bisa tidur karena mikirin, porto saham saya mau saya apain..

Saya kemarin itu punya saham 49% dan cash 51%.

Tapi sudah beberapa hari ini saya punya pikiran mau off dulu dr market.

Kenapa?

Karena saya sudah ngga nyaman dengan market saat ini.

Pada chart weekly monthly , indikator RSI dan MFI IHSG (dan saham-saham yang saya incar, which is blue chip dgn fundamental baik) arahnya sudah turun terus. Indikator MFI monthly IHSG malah slip yang tadinya mau golden cross. 

MACD monthly ihsg sudah di bawah 0 dan saya melihat ada negative divergence di MACD monthly, sejak september-agustus 2011, hingga sekarang ini ( 27 januari 2016).

Saya banyak membaca tentang harga oil yang sekarang 30 USD akan membuat banyak perusahaan minyak bangkrut (dan begitu juga perusahaan kontraktornya, dsb). Surat utang mereka akan menjadi junk bonds sehingga bisa memicu krisis global seperti subprime mortgage 2008 kemarin. Saya ngga tau, apakah ramalan ini akan terjadi atau ngga.

Tapi yang saya yakini, bursa ada siklus koreksi besar setiap 10 thn sekali. Dan kalau terakhir kemarin 2008, berarti next-nya 2018, 2 thn lagi... Tapi bisa saja dia terjadi lebih cepat dibanding yang diduga orang...

Saya korban krisis 2008. Dan saya ngga mau lagi terulang. Jadi saya pikir, dengan indikator weekly-monthly yang jelek sekarang ini, lebih baik saya simpan cash saya dulu baik-baik, untuk nanti bisa dibelikan bluechip bagus dengan PER < 5 (waktu crash 2008, BBRI dijual dengan PER 3, SMGR PER 5, ASII PER 4), yang akan saya jadikan sebagai investasi jangka panjang saya di saham hingga hari tua nanti...

Saya bisa saja salah baca chart. Bisa saja setelah ini ihsg naik lg hingga ke 5500. Tapi buat saya, mengamankan uang saya saat ini jauh lebih berharga daripada kenaikan 1000 poin di ihsg. Oya, saya masih ada saham BBRI modal 8300, LPCK modal average 9700 dan BSDE modal average 1929. Porto saham saya saat ini hanya 35%, dan porsinya akan terus turun krn porsi cash saya tiap bulan akan terus bertambah.

Saya mau coba liat market nanti di bulan agustus, karena biasanya agustus sering terjadi koreksi dalam. Kalo ada saham blue chip yang menarik untuk dibeli, saya akan beli. Kalo ngga ada, ya saya akan simpan cash lg.

Terima kasih buat yang sudah membaca blog saya selama ini. Saya doakan mudah2an smua investasi sahamnya akan berhasil dengan baik... Aamiin..


Regards,
V3


Tambahan (28 januari 2016)...

Hari ini saya putuskan untuk menjual semua saham saya. Mungkin ada yang bertanya, kenapa sih kok bs jadi setakut itu..?

Tadinya saya ngga mau nulis di sini, karena takutnya saya hanya menyebar rumor. 
Tapi setelah saya pikir2 lagi, barangkali apa yang saya tulis nanti ada manfaatnya juga bagi orang lain.. 

Akhirnya stelah saya cash out 100%, saya putuskan untuk menulis di sini alasan saya menarik 100% dana saya dari bursa saham..

Saya takut dengan monthly chart DJI, alias Dow Jones Indeks.

Hah?? cuma itu alasannya?

Iya, cuma itu.

Selain juga karena saya benar2 menunggu momentum utk invest long term di saham-saham terbaik BEI ketika bursa saham jatuh nanti..

Apa yang bikin saya takut dengan chart monthly DJI?

Karena saya melihat MA 5 monthly DJI sudah dead cross dengan MA 20 monthly-nya.
Selain itu, MACD monthly DJI juga sudah turun.
Saya lihat dari monthly chart DJI sejak 1991, MA 5 dead cross dengan MA 20 , itu hanya terjadi di tahun 2001, 2008 dan tahun ini (kejadian dead crossnya agustus 2015, bukan di 2016).

Dan saya liat lagi, kalo sdh ada MA 5 dead cross MA 20 dan MACD dead cross, itu membawa DJI ke arah turun dalam (yang kita tau, 2001 ada krisis saham dotcom dan 2008 krisis subprime mortgage).

Trs apakah kejadian yang sekarang juga tanda-tanda akan ada krisis global lagi?

I don't know. 

Tapi lebih baik saya kabur dulu dari bursa sebelum kejadian crash di bursa saham..

Ini saya mau sharing sedikit catatan saya tentang MONTHLY CHART DJI.


A. Thn 1991 - 2000 ---> tidak ada kejadian MA 5 dead cross dengan MA 20. Ada beberapa kali kejadian MACD dead cross, tapi MACD tidak pernah berada di bawah 0 (nol).

B. Thn 2000 - 2001 :
    MA 5 dead cross dengan MA 20 di Februari 2001 (candle close = 10.495)
    MACD dead cross di Februari 2000 ( close = 9836).
    Highest = 11.750 ( januari 2000)
    Lowest = 7197 ( Oktober 2002)
    Dari highest to lowest = turun 38,75% selama 30 bulan
    Dari MACD dead cross to lowest = turun 26,8% selama 29 bulan
    Dari MA 5 dead cross MA 20 to lowest = turun 35,71% selama 20 bulan
    September 2001, MACD  jatuh di bawah 0 dan kembali ke atas 0 di desember 2003.


C. Thn 2007 - 2008
     MA 5 dead cross dengan MA 20 di April 2008 (close = 12.820)
     MACD dead cross di Januari 2008 (close = 12.650)
     Highest = 14.198 (oktober 2007)
     Lowest = 6469 (maret 2009)
     Dari highest to lowest = turun 54,4% selama 17 bulan
     Dari MACD dead cross to lowest = turun 43,1% selama 14 bulan
     Dari MA 5 dead cross MA 20 to lowest = turun 50,2% selama 11 bulan
     September 2008, MACD jatuh di bawah 0 dan kembali lagi ke atas 0 di oktober 2010.



D. Thn 2015 - 2016
     MA 5 dead cross dengan MA 20 di agustus 2015 (close = 16.528)
     MACD dead cross = juni 2015 (close = 17.619)
     Highest = 18.351 (Mei 2015)
     Last price = 15.944 (27 januari 2016)
     Dari highest to last price = turun 13,11% selama 8 bulan
     Dari MACD dead cross to last price = turun 9,5% selama 7 bulan
     Dari MA 5 dead cross to last price = turun 3,5% selama 5 bulan


Itu yang saya catat dari chart DJI yang saya baca..

Apakah ini awal dari tren turun bursa saham global?

Saya ngga tau.

Saya nulis ini ngga ada maksud apa-apa. Ngga ada maksud meneror nakut-nakutin juga. 
Buat apa? Ngga ada untungnya juga buat saya.
Kalo saya salah analisa, udah biasa saya salah analisa, bukan kali ini aja.
Tapi kalo bacaan chart saya benar dan ini awal dr tren turun bursa saham global dan saya ngga share informasi ini dengan pembaca blog saya, saya merasa zolim...

Pada akhirnya, smua terserah kita. Toh uang juga uang kita. Semua resiko kita yang nanggung..

Saya merasa ngga punya hati aja kalo saya ngga berbagi info ini, kalau nanti ternyata ini benar..

Ok, semoga kita semua selalu dilindungi oleh Tuhan Yang maha Esa.. semoga nanti investasi kita semua akan memberikan hasil yang baik di masa depan.. Aamiin..

Take care and regards,
V3




     




Selasa, 19 Januari 2016

ADHI, saham konstruksi yang menarik buat saya saat ini...

ADHI, saham konstruksi yang sudah saya bidik sejak oktober 2015..

Saya masuk ke saham ini sejak oktober 2015, di harga 1980. Alasan beli karena pertumbuhan labanya sejak Q3/2015, cukup tinggi. 
Tapi karena kalo dihitung dengan PER tetap kemahalan, saya lebih sering trading di saham ini..

Hari ini saya mulai beli ADHI lagi di average 2366, karena saya liat secara monthly chart, ADHI sdh rebound (ini monthly chartnya belum valid krn belum akhir bulan).
Tapi chart daily dan weekly, ADHI sudah bullish karena MACD sudah di atas 0. 
Buat trading lebih aman... :)

Saya baca, manajemen ADHI menargetkan laba bersih tumbuh 48% thn 2016 ini.. 

Tapi saya beli ADHI lebih suka untuk swing trading aja, karena fluktuasinya lumayan..

Jadi kalo untuk saham konstruksi, saya prefer ADHI saat ini daripada yang lain.. 



Regards,
V3

Buyback My AISA...

Di posting sebelum ini, saya sempat nulis kalo saya telat sebulan baca LK Q3/2015 AISA.
Hasilnya Q3/2015 AISA,  laba usaha naik, laba bersih naik tapi EPS turun. 
Stelah slesai analisa LKnya, saya langsung jual AISA saya di 1400-an (ini AISA terakhir yang saya punya, dengan modal beli 1200-an thn 2013).

Habis jual, saya perhatikan saham AISA terus turun.. dan skrg saya lihat sdh mencapai lowest 1035.
Saya tertarik beli di harga ini...

Kenapa?

Karena :

1. PBV = 1,02x ---> termasuk murah untuk saham consumer yang revenue dan labanya masih terus tumbuh 3 tahun terakhir ini. Bahkan MAIN yang sedang merugi pun, masih dijual dgn PBV di atas 2x.. 

Selain itu, saham CPO LSIP kmrn sempat koreksi ke PBV < 1, tapi hanya sebentar dan langsung naik ke PBV > 1.

Saham coal PTBA, sampai sekarang PBV-nya masih di atas 1.

Jadi, AISA dgn PBV 1,02x menurut saya sudah layak beli untuk investasi..



2. PER = 9,89x


3. Di chart monthly, sudah mendekati MA 100 monthly.. 

Secara TA, belum ada buy sinyal sama sekali di saham ini. 
Jadi saya beli hanya berdasarkan FA aja.. 

Apa AISA masih bisa turun? Ya, masih mungkin.
Jadi, kalo beli di harga sekarang harus siap mental kalo sahamnya dibawa turun terus..
Cuma, karena ini bukan saham komoditas, saya lebih tenang megang untuk jangka panjang...

Mungkin AISA akan lebih menarik lagi kalo bisa beli di bawah 1000... 

Di chart saya, MA 100 monthly AISA ada di angka 982..

Ok, ini saja sekilas pandangan saya tentang saham yang menurut saya menarik untuk dibeli buat investasi di awal thn 2016 ini.

Analisa saya ada kemungkinan besar salah, jadi jangan ikut2an beli hanya karena baca postingan saya aja.. :)

Your money your responsibility... salah tanggung sendiri, ngga dapat barang tanggung sendiri... :)


Regards,
V3

UPDATE : Saya dpt berita dr temen, katanya AISA mau right issue, repo, pangkas hair cut, anak usaha default

Benar kah??


UPDATE TERBARU, 20 jan 2016 : Pagi ini saya dapat masukan dari teman saya yang bisa saya percaya, bahwa manajemen AISA betul2 jelek. Saya out dr AISA di 950 hari ini. Kalo utk manajemen yang jelek, saya ngga ada toleransi lg. Karena saya hanya mau pegang saham dr manajemen yang bs dipercaya.


Untuk masukan, bisa baca juga di link ini : 

http://irfanda.id/analisis-manajemen-aisa



Rabu, 30 Desember 2015

Selamat tinggal 2015, semoga 2016 akan lebih baik lagi..

Sore ini hari trakhir perdagangan saham di thn 2015. 
IHSG saat ini (pukul 15.23) berada di posisi 4583.
Dari opening awal thn ini di 5233, ihsg sdh turun 12,4%.
Sementara porto saya sendiri, posisi masih minus 8,8%.. hikss.. :(

Saat ini saya masih megang cash sekitar 18%. 
Mungkin sampai LK Q1 keluar, saya ngga belanja untuk invest dulu, kecuali kalo ada penurunan dalam di ihsg, dan saya bs dpt bluechip bagus di harga obral..

LK saham di 2015, memang jarang banget yang bagus. 
Mayoritas malah jelek, atau jelek banget.. :(
Jadi ngga heran kalo ihsg 2015 bukannya naik, malah turun.. 

Dan krn saya ngga bisa ngeramal masa depan, lebih baik saya nunggu LK Q1 aja kalo mau belanja utk invest di saham. 
Thn 2015, saham properti yang saya punya (LPCK, PWON, BSDE), nyangkut smua. 
Tapi alhamdulillah, dengan average down, hari ini PWON bs saya jual semua di 500 dgn cuan 5%.. 
Tadinya mau nunggu awal januari aja sih jualnya, tp krn saya pikir 500 itu udah resisten yg cukup berat buat PWON, akhirnya saya keluar dulu aja smuanya..
LPCK saya msh minus 20%. BSDE minus 7%. Tapi saya udah ngga mau average down.. mending uangnya utk nambah saham yang lain aja.. 

Oya, saya juga thn ini keluar total dr AISA. 
Saya telat sebulan liat LK-nya. Begitu tau EPS-nya turun (walaupun labanya naik), saya lgsg jual smua ngga pakai mikir di 1415. Itu AISA yg saya beli di 2013 dgn modal di bwh 1200.. 
Kesel jg krn saya telat baca LK-nya. Padahal pd waktu LK baru keluar, harga AISA masih di 1600-an.. :( Tapi ya udahlah, disyukuri aja masih bisa jual di 1415 krn harga AISA skrg 1220..

Terus ketololan saya di thn ini jg krn saya jual smua SMGR saya di 10400-an, modal 9000-an. waktu itu niatnya mau ditradingin. 
Ternyata SMGR cm koreksi sampai 9650 aja, ngga nyamperin bid saya di 9000... ya udah deh, ilang smua SMGR yang saya punya... :( 
Sampai skrg saya belum beli SMGR lg..

Ketololan saya yg ketiga, saya jual CPIN saya modal 1600 di bwh 2000... td jg niatnya utk trading, ternyata malah ilang barang.. skrg CPIN di 2670..

Ketololan saya yang keempat, saya beli LPCK banyak banget.. :(((( pdhl sahamnya ngga bgtu likuid, pas mau jual cepet jd ngga bisa.. dan pas sahamnya makin turun, porto saya turun banyak banget jdnya gara2 LPCK.. avg LPCK saya msh di 9141, jauh banget dr harga skrg di 7200.. :( 
LPCK ini strategi investasi saya yang terburuk di thn ini. 
Saya hanya beli saham dgn analisa LK tanpa melihat chart sama skali, dan saya beli dlm jumlah yang cukup banyak untuk saham yang ngga likuid.. :((


Porto saya sampai hari ini cuma ada 7 saham : BBRI, BMRI, BSDE, LPCK, ADHI, ASII dan SRIL. 
Dan skrg saya lg pengennnnnn banget punya SMGR.. tp saya masih sabar nunggu sampai dia koreksi lg... 

IHSG skrg (4583) masih di bawah highest bulan lalu, di 4621. 
Ihsg belum rebound di monthly chart, dan ada resis kuat banget di 4696.
Tapi ihsg sekarang sudah di atas MA 5 monthly-nya, setelah 8 bulan selalu di bawah MA 5 monthly. Ihsg jg sdh di atas MA 60 monthly. 
Mudah-mudahan 2016 nanti, ihsg akan membaik... 

Yang jelas saya akan mantau banget LK Q1 nanti (sekitar april 2016 ya). 
Kalo LK Q1/2016 saham2 jelek smua, most probably ihsg sampai akhir thn 2016 jg akan jelek...
Tapi kalo LK Q1/2016 membaik, maka ihsg sampai akhir thn 2016 akan cenderung membaik krn the worst is over...

Bulan2 ini saya males banget nulis d blog. Krn saya sendiri juga males bgt merhatiin saham. LK jelek2, saham banyak yang nyangkut, harga saham skrg jg ngga bisa dibilang undervalued untuk dibeli. Memang kalo diliat secara PBV dan dibandingkan dgn historinya, saham bluechip seperti ASII, BMRI, BBRI, CPIN, SMGR, PGAS, PTBA, LSIP sdh termasuk murah.. 
Tapi secara PER, ngga juga sebetulnya. 
Apalagi yang saham komo, takutnya tahun dpn harga minyak makin turun, laba mrk makin turun lg, akibatnya PER bs semakin tinggi.. 
Lebih parah lagi kalo jd merugi, misalnya seperti MAIN, PTRO dan ANTM.. :(
IHSG skrg memang msh di bawah MA 100 dan MA 200 monthly. 
Masih murah, kalo kita mau beli ihsg. 
Tapi kalo liat ke saham, ngga semua saham2 bagus masih murah... 
Jadinya untuk beli pun (dgn cash yang skrg 18%), saya cuma mau pas ihsg turun dalam aja, minimal turun di atas 2% dlm sehari.. 

Haduhh, ini posting saya rasanya ngga bermutu banget deh.. saya paksain nulis untuk bikin record bahwa thn ini mmg tahun yang jelek buat investasi saham.. dan ada banyak ketololan yang saya buat, mdh2an saya ngga ulangi lg kesalahan yang sama di thn depan..

Mudah-mudahan investasi saham kita di tahun mendatang akan jauh lebih baik, ya.. Aamiin.. 

Regards,
V3













Jumat, 30 Oktober 2015

Sayang sekali, ihsg monthly masih belum rebound.. :(

Akhirnya sampailah kita ke hari terakhir perdagangan di bulan oktober 2015...

IHSG oktober 2015, close di 4455,18. 

Setelah sempat menyentuh high di 4696, ihsg akhirnya turun terus hingga ke 4455,18. Penurunan tajam dalam 3 hari saja.. :(
Dengan demikian, krn ihsg oktober masih close di bawah highest September 2015 (4484), maka kita bs bilang, ihsg monthly belum benar-benar rebound..
IHSG sekarang sudah berada kembali di bawah MA 200 weekly (4628) dan MA 5 weekly (4485), tapi masih di atas MA 60 monthly-nya (4426). 

Masih ada peluang turun? Masih. Biasanya sih kalo tembus ke bawah MA 5 weekly, akan cenderung turun dulu.

Masih ada peluang naik? Masih, karena macd weekly sudah golden cross dan ihsg sudah di atas MA 60 monthly.

Masih ada peluang bikin new low lagi? So far sih rasanya ngga, karena MACD weekly ihsg sudah golden cross. Kecuali kalo nanti macd weekly dead cross lg, maka ihsg bisa membentuk new low lg..

Saya liat beberapa chart saham yang chart monthly-nya keliatan mulai berbalik arah untuk naik : ADHI, CPIN,  PTBA, PGAS, PTPP, WIKA, LPCK, PWON, BSDE, BBCA, ICBP, WIKA, ASRI, LSIP, AALI. 

Beberapa LK Q3 sudah keluar, dan hasilnya memang masih banyak yang belum begitu baik. Tapi mudah-mudahan di Q4 nanti kinerja emiten akan jauh lebih baik daripada Q3..

Jadi strategi saya sbg investor, selama IHSG dan saham2 yang saya mau beli masih di bawah MA 100 weekly, apalagi di bawah MA 200 weekly, saya keep buying aja.. 
Ibarat petani, sekarang investor saham lagi masanya menanam... 
Asal jangan salah aja pilih sahamnya.. :)

Beberapa saham yang saya tulis di atas, mungkin bisa ditinjau ulang sbg stock pick. Sebenernya saya sedih, krn saham saya yang terbanyak dlm keranjang portofolio (BBRI dan SMGR) malah belum rebound chart monthly-nya... :(
Minggu depan saya akan menata ulang komposisi portfolio saya lg. 
Weekend ini banyak bgt LK Q3 yang mau direview...

Semoga ihsg ke depan akan membaik.. 
Mdh2an Indonesia ke depan jg akan berkembang lebih baik lg. 
Kita sama2 berdoa yg terbaik utk Indonesia, tanah air kita...

Regards,
V3



Rabu, 21 Oktober 2015

LK Q3/2015 PTBA, apakah ini waktunya beli saham coal lagi?

Bismillah, saya mulai nulis analisa saham lagi stelah lama vakum.. 

Dan saya pengen nulis tentang PTBA, kebetulan saya sudah agak lama merhatiin saham ini. Tadi LK Q3/2015-nya keluar, jadi lgsg saya analisa.

Waktu macd weekly PTBA golden cross sekitar akhir september-awal oktober 2015, di harga 5350 - 5900, saya sudah niat banget mau beli soalnya.. Karena biasanya, kalo suatu saham macd weekly sdh golden cross (apalagi saham yg likuid), itu artinya big fund sudah mulai masuk ke sana... 

Jadi walaupun ketika itu LK Q3/2015 PTBA belum keluar, saya seperti yakin bahwa  LK Q3/2015 PTBA akan bagus, krn biasanya TA itu bergerak lebih dulu daripada FA..

Tapi walaupun begitu, saya masih ngga tenang untuk beli kalo belum liat LK yg terbaru. Dan ketika LK keluar, harga PTBA sekarang sdh 7375, alias sudah naik lebih dari 25% dari saat saya mulai incar kemarin.. :)

Tapi ngga apa2, lebih baik beli telat asalkan begitu beli harganya langsung naik terus ya.. :) Oya, harga PTBA sekarang ini juga masih di bawah harga buyback perusahaan di sekitar Rp 11.000 lho.. :)



LK Q3/2015 PTBA (dalam juta Rupiah)

NERACA

1. Aset lancar > liabilitas jangka pendek

2. Jumlah liabilitas = 6.654.126

3. Jumlah saham = 2.304.131.850 lembar

4. jumlah ekuitas tanpa kepentingan non pengendali = 9.388.693 

5. Book Value (BV) = 9.388.693.000.000 : 2.304.131.850  = Rp 4074.72 ---> BV ada kenaikan 8,18% dari Q2/2015

6. Jumlah ekuitas total = 9.504.781

7. DER = 6.654.126 : 9.504.781 = 0,7x


LAPORAN LABA RUGI

1. Penjualan = 10.501.815 ---> growth = 8,7%

2. Laba usaha = 1.798.118 ---> growth = minus 2,86% (yoy) ; 101,33% (qoq). 
Saya butuh melihat pertumbuhan laba usaha PTBA qoq (Q3/2015 dibandingkan dengan Q2/2015) untuk melihat apakah PTBA membaik kinerjanya di Q3 ini daripada Q2-nya.
Dari data qoq terlihat bahwa laba usaha PTBA di Q3/2015 tumbuh 101,33% dibandingkan q2-nya. Tapi secara yoy, laba usaha masih turun.



3. marjin laba usaha = 1.798.118 : 10.501.815  = 17,12% (membaik daripada Q2 yang hanya 13,71%)

4. laba periode berjalan = 1.504.438 ---> growth = minus 5,5% (yoy) ; 89,28% (qoq)

5. marjin laba bersih = 1.504.438 : 10.501.815 = 14,32% (membaik daripada Q2 yang 12,2%)

6. laba pemilik = 1.505.582 ---> growth = minus 4,83% (yoy) ; 89,34% (qoq)

7. ROE = 4/3 x 1.505.582 : 9.388.693 = 21,38% (membaik daripada Q2 yang hanya 18,3%)

8. EPS = Rp 697 ---> growth = minus 4,26% (yoy) ; 90,43% (qoq)

9. Arus kas operasi = 2.144.209 ---> lebih besar daripada laba periode berjalan

10. kas = Rp 4.119.540

11. @ 7375 ---> PER = 7375 : (4/3 x 697) = 7,93x
                        PBV = 7375 : 4074,72 = 1,81x
                        Yield = ROE : PBV = 21,38% : 1,81 = 11,81%

12. valuasi = Rp 12.341 ---> MOS = 1 - (7375 : 12341) = 40,23%

Kalau dari MOS, PTBA terlihat cukup menarik. Tapi.. labanya secara yoy masih turun, jadi memang masih terlihat agak beresiko kalo kita mau beli..

Tapi, kalo melihat data growth yoy PTBA di thn ini :

Q1, laba turun 42,87%
Q2, laba turun 35,9%
Q3, laba turun 2,86%

sepertinya PTBA memang sudah memperlihatkan kinerja qoq yang semakin membaik. Jadi mudah-mudahan ini betul2 sinyal dari pembalikan trend PTBA yang tadinya bearish menjadi bullish.. mudah-mudahan ya... Disclaimer :)


Saya mau coba liat dari sisi pandang yang lain.

Oya, btw, saya pernah CL bbrp kali lho dr saham coal. HRUM sm KKGI yang saya ingat.. Tapi itu ngga pernah bikin saya kapok utk  beli saham coal lagi. Dan setiap kali beli, saya selalu coba menganalisa dari sisi yang berbeda. Kalo ternyata salah dan CL lg, ya berarti memang analisanya belum benar.. :) 
Yang jelas, tiap saya beli saham yang labanya turun, saya perhatikan banget position sizing-nya, jadi ketika harus CL, CL-nya ngga bikin nyesek banget.. :)

Sekarang saya tertarik sama saham coal krn banyak yang sudah tiarap banget monthly chart-nya.. Secara PBV, malah sudah ada yang di bawah 1x. 
Dan PTBA adalah saham coal favorit saya, krn likuid, manajemen bagus, rajin bagi deviden dan cadangan coalnya juga besar (msh di atas 95 tahun yang terakhir saya baca). Dan jangan lupa juga, proyek listrik 35000 MW itu masih mengandalkan coal lho sbg sumber energinya.. :)
Jadi someday saya yakin PTBA akan bullish lg. Tapi krn ini saham komo, ya belinya jangan simpen utk jangka panjang banget.. begitu labanya turun, kita harus langsung jual, krn jangan sampai kena siklus harga komo yang bs turun bertahun-tahun...

Kalo dari chart monthly, PTBA sekarang sudah berada di atas MA 5 monthly-nya (MA 5 monthly sekarang = 6630). Dari chart monthly saya liat, selama PTBA di atas MA 5 monthly, dia cenderung akan naik terus harganya..  Dan sudah 9 bulan terakhir, PTBA selalu di bawah MA 5 monthly-nya. Jadi ini seperti tanda awal bahwa PTBA memang akan rally lagi.. Disclaimer ya .. :)

Dari chart weekly, PTBA masih berada di bawah MA 200 weekly-nya, dan MA 100 weekly-nya.
MA 200 weekly PTBA = 14.096
MA 100 weekly PTBA = 15.088
Saya lihat, laba dan EPS PTBA di Q3/2015 ini sudah di atas laba dan EPS PTBA di Q3/2013.
Padahal ketika Q1 dan Q2/2015, laba dan EPS-nya masih di bawah laba dan EPS 2013.
Lowest PTBA 2013 = 9700 ---> sekarang harga PTBA 7375, masih jauh lebih murah dibanding 2013, padahal kinerjanya jauh membaik dibanding 2013. 

Dengan harga buyback PTBA yang sekitar 11000 (silakan di-googling datanya ya), memang sepertinya harga PTBA sekarang ini sudah termasuk murah.. Disclaimer ya.. :)



Seperti biasa, your money your responsibility... :)
Rugi tanggung sendiri, ga dapat barang jg tanggung sendiri... :)


Regards, 
V3


UPDATE : 

Closing 8 desember 2015, PTBA membentuk lower low di chart monthly (new low lagi). 
Saya sempat pertama kali beli PTBA di average 7200 dan jual di 7475.
Kemudian saya beli lagi di 5950, dan hari ini saya CL smua di 4950, ketika saya tau PTBA sdh membentuk new low di chart monthly.
LK Q4/2015 PTBA memang belum keluar, tapi krn harga sudah membentuk new low, saya putuskan utk out dulu dari saham ini. 
MACD weekly PTBA jg terlihat seperti sdh mau dead cross (tapi belum terjadi, per closing sore ini).
Uang hasil CL PTBA kemungkinan akan saya switch ke ASII atau BMRI atau saham lain.. ini lg nyari2 dulu..
Thn ini mmg tahun jelek banget buat invest saham.. :(
Di catatan saya, stelah kinerja 2008, kinerja 2015 adalah kinerja terjelek kedua yang saya alami sejak saya invest di saham sejak 2008. 
So far, portofolio saya masih minus 11% jika dihitung dari awal tahun (dan nambahin dana trs tiap bulan).. 
Kalau nanti ngga ada window dressing dan januari effects, mungkin saya ngga akan mikir invest long term dulu di saham... apalagi kalo LK Q1/2016 ngga membaik, mendingan trading dulu aja deh.. :(((










                                       



Senin, 19 Oktober 2015

MACD Weekly ihsg sudah golden cross..

Setelah mengamati sekian lama, sejak ihsg lowest 4033 terbentuk september kemarin, akhirnya hari ini macd weekly ihsg golden cross juga.. :)

Dengan macd weekly ihsg yg sdh golden cross ini, mungkin kita bisa bilang bahwa "the worst is over". Arah ihsg ke depan (minimal sampai januari 2016), sepertinya akan terus naik dulu... 
Bagaimana arah ihsg 2016 nanti? 
Kita liat nanti bgmn hasil LK Q1/2016-nya ya.. :) 
Kalo LK banyak yang turun lagi labanya, bisa jd akan ada penurunan gede2an lg di ihsg... 
Tapi kalo LK banyak yg naik labanya, mdh2an andaikan ada penurunan, ya ngga akan separah koreksi agustus kemarin ini...

Sebenernya jadi investor saham itu ngga terlalu susah ya..
Asal bisa belajar baca LK yang sederhana (minimal tau apakah perusahaannya ada growth/ngga, utangnya seberapa banyak, arus kas operasinya positif/ngga, ROE-nya berapa), bisa belajar valuasi yang sederhana (PER / PBV), dan belinya ketika bursa sedang turun dalam, dan punya cukup sabar untuk hold saham ketika sedang turun, insya allah hasil investasinya di saham akan memuaskan... 

Balik ke ihsg lagi ya.

IHSG sekarang 4566.
Di chart monthly, ihsg sudah di atas MA 60-nya (4428 saat ini), tapi masih di bawah MA 5-nya (4602). Bila ihsg akhir bulan ini ditutup di atas MA 5-nya, berarti ihsg memang sudah rebound (karena sudah 6 bulan selalu tertekan di bawah MA 5).
Dari chart monthly sejak 2004, ihsg berada di bawah MA 60 monthly hanya ketika koreksi 2008 dan 2015 ini. Jadi seperti yang saya pernah tulis di posting sebelumnya, mestinya kita bersyukur kemarin dikasih kesempatan emas membeli saham bagus ketika ihsg di bawah MA 60 monthly-nya... 


Di chart weekly, ihsg sekarang masih di bawah MA 200 weekly-nya (sekarang MA 200 weekly = 4624), jadi ihsg memang masih dijual di harga diskon... :)
MA 100 weekly IHSG = 4900, dan saya masih berpendapat, selama ihsg berada di bawah MA 100 weekly dan kondisi GDP masih ada growth, maka ihsg masih murah.. :)
Jadi saya pribadi masih akan dalam posisi keep buying selama ihsg dan juga saham2 yang saya mau beli masih di bawah MA 100 weekly (selama perusahaannya jg msh ada growth).

Di chart daily, ihsg sudah di atas MA 60 daily tapi masih di bawah MA 200 daily-nya (5008). Jadi kalau memang ihsg akan bullish, ihsg akan mengejar ke atas MA 200 daily-nya...

Angka-angka MA ini, baik di chart daily-weekly-monthly, semua akan terus berubah setiap hari. Tapi minimal tiap jumat saya update chart utk melihat posisi MA terakhir. 
Untuk chartnya, saya pakai metastock dengan data langganan yang berbayar Rp 250.000 tiap bulan. 
Memang mahal, tapi kalo nanti cuannya dan portofolio kita semakin besar, biaya ini ngga seberapa dibandingkan manfaat yang kita dapat.. :)

Ok, ini aja review saya tentang ihsg, nanti insya allah akhir bulan akan saya review lagi.
Jadi walaupun investor, ngga ada salahnya belajar TA sedikit2. 
Minimal jadi tau masa2 di mana itu adalah masa diskon gede untuk belanja saham, dan masa emas untuk jualan sebagian portofolio yang sudah cuan gede krn TA-nya sudah overheating alias kepanasan dan butuh koreksi.. :)

Mudah-mudahan LK yang keluar sdh membaik kinerjanya dibanding Q2. 
Kalo nanti masih ada yang labanya turun, jangan panik dan langsung jualan ya.. krn bisa jadi penurunan labanya sudah didiskon ketika ihsg turun dalam kemarin.. 
Saya sendiri lebih suka buang barang ketika LK Q1 labanya turun.. krn biasanya hasil Q1 sudah bisa mencerminkan nasib saham tsb setahun ke depan :) 
Ngga semua saham seperti itu, hanya sebagian besar aja.. :)

Mudah-mudahan investasi saham kita semua akan memberikan hasil yang bagus di masa depan, ya.. Aamiin.. :)

Regards,
V3


Jumat, 09 Oktober 2015

IHSG weekly sudah rebound..

IHSG jumat ini close di 4583
Highest = 4612, lowest = 4538.
Highest candle weekly IHSG jumat lalu = 4270,91. 
Karena ihsg jumat ini  close di atas 4270,91 maka kita bs bilang bahwa ihsg berdasarkan chart weekly sudah rebound. 

IHSG juga sdh di atas MA 5 weekly-nya yang ada di 4347,18. 
Selama 18 minggu terakhir, ihsg selalu berada di bawah MA 5 weekly-nya. 
Akhirnya minggu ini ihsg bs keluar jg dr penjara setelah dikerangkeng selama 4 bulan lebih.. :)

Sepertinya bull memang sudah kembali datang ke BEI. 
Dan sifat si bull ini, kalo koreksi, maka koreksinya hanya berjalan sebentar2, jadi hati2 jangan sampai hilang barang ya.. :)

Beberapa saham memang naiknya seperti sadis banget, ga brenti2, tapi coba jangan terlena sama chart aja, hitung juga valuasinya.. 
kalo secara valuasi MOS masih besar, ya wajar aja kalo sahamnya naik terus.. merahnya cm sebentar2.. 

Walaupun macd weekly ihsg belum golden cross, tapi macd weekly saham2 sdh banyak yg golden cross. Misalnya : SMGR, ADHI, WIKA, CPIN, PTBA, ADRO, LSIP, ANTM, TINS, INCO, ROTI, PTRO, dll.. kalo macd weekly saham sdh golden cross dan macd weekly masih di bawah 0, dan sahamnya masih berada di bawah MA 100 atau 200 weekly dengan laba yang naik, biasanya itu bagus bgt dibeli untuk disimpan jangka panjang, apalagi kalo harganya masih undervalued.. 

NEXT, sasaran target IHSG, menurut saya, harusnya balik lagi ke atas MA 200 daily (area bullish investor pada umumnya). MA 200 daily ihsg ada di 5021, alias masih ada upside 9,67% lagi... 

Ini bukan berarti ihsg akan mentok di situ terus turun lagi ya.. 
Kalo turun, kapan aja bisa turun. 
Dan saya bukan peramal ihsg..
Saya hanya bilang bahwa kalo ihsg akan benar-benar bullish lagi, biasanya dia akan naik ke atas MA 200 daily-nya...
Tapi ihsg utk naik ke sana pasti ga akan smooth gitu aja jalannya. 
Tetep ada naik turun juga.. :)

Untuk patokan belanja ihsg, saya anggap selama ihsg berada di bawah MA 100 weekly, ihsg ini masih murah. 
Saat ini MA 100 weekly ihsg = 4901..

Mulai sekarang, saya akan mengubah pola belanja saham saya. 
Tiap bulan saya masih sisihkan uang untuk investasi. 
Tapi saya hanya akan belanja ketika ihsg atau saham2 yang saya incar berada di bawah MA 100 weekly (dengan laba yang naik dibanding tahun lalu). 
Mungkin jadinya frekuensi belanja saya hanya sedikit.. tapi gpp, krn ini juga dalam rangka mempersiapkan diri kalo nanti di 2018 ada krisis besar lg di bursa saham..

Tadinya saya mau aktif trading, tapi stelah beberapa lama saya coba, saya ngga enjoy. Saya lbh suka jadi value investor yang beli saham di saat orang banting2 harga soalnya...

Mudah-mudahan ihsg benar bisa rebound ya..  
Kalo liat chart monthly, klo akhir oktober ini ihsg bs close di atas 4484,79 berarti ihsg sudah rebound.. Apalagi kalo bisa close di atas MA 5 monthly-nya (sekarang 4606,14), reboundnya akan semakin kuat.. 

Semoga saham-saham yang kita beli bs memberikan hasil yang memuaskan ya.. 
Aamiin.. :)

Regards,
V3