sekarang saya mau tulis lagi tentang metode valuasi yang saya gunakan di blog ini, karena sempet dapet bbrp email yang minta jelasin lagi ttg metode ini.
Metode ini saya dapatkan dari milis Obrolan Bandar, yang waktu itu diperkenalkan oleh Pak TOM DS.
Setelah saya banding2kan dengan metode valuasi yang lain, untuk investor pemula, saya pikir metode ini adalah metode yang PALING SIMPEL.
Karena kesimpelannya itu, akhirnya saya putuskan untuk menggunakan metode valuasi Pak Tom DS ini di blog saya.
Hasil valuasinya TIDAK DIJAMIN PASTI BENAR. Karena bagaimana pun juga, di bursa saham ngga ada yang selalu benar 100%.
Tapi setidaknya dengan belajar metode simpel ini, kita ada patokan dalam menghitung harga wajar suatu saham, sehingga tidak mudah dibohongi sama analis2 saham dalam membeli/menjual saham untuk investasi.. :D
Sebelum menghitung valuasi, pastikan dulu bahwa saham yang akan kita beli adalah saham yang sehat.
Untuk kriteria saham sehat, biasanya saya cek dulu :
(1). EPS selalu naik, minimal 3 thn berturut-turut. Bagus apabila kenaikan bisa 15%/thn (lebih besar lebih baik).
(2). ROE minimal 15% (lebih besar, lebih baik)
(3). DER maksimal 1,5
Cukup itu aja kriterianya, bagi investor pemula. Nanti kalo banyak2, malah jadi pusing dan ngga mulai2 investasi.. :D
Setelah kita yakin bahwa saham yang kita pilih sesuai dengan kriteria di atas, baru kita lakukan valuasi.
Contoh : saham CPIN based on LK Q3/2012
EPS CPIN dari 2007 - 2012
2007 : Rp 12
2008 : Rp 15
2009 : Rp 98
2010 : Rp 135
2011 : Rp 144
F-2012 : Rp 200
Terlihat dari 2007 - 2012, EPS CPIN selalu naik, dengan kenaikan rata-rata (CAGR) = 75%/thn. Menghitung CAGR bisa dilakukan dengan kalkulator CAGR (googling aja kalo ngga punya) ----> syarat (1) sudah terpenuhi.
ROE CPIN = 41% ---> syarat (2) terpenuhi
DER CPIN = 0,5 ----> syarat (3) terpenuhi
Dengan terpenuhinya 3 syarat di atas, maka kita bisa yakin bahwa saham CPIN ini adalah saham perusahaan sehat yang sedang tumbuh.
Setelah itu, baru kita melakukan valuasi.
Langkah-langkah valuasi Pak TOM DS :
1. Tentukan yield SUN = 1% + BI rate = 1% + 5,75% = 6,75% (A)
2. Hitung Earning premium saham terhadap SUN = ROE - (A)
= 41% - 6,75%
= 34,25% (B)
3. Hitung PER SUN = 1 : (A) = 1 : 6,75% = 14,81 (C)
4. Hitung Earning multiple premium = (B) x (C)
= 34,25% x 14,81
= 5,07 (D)
5. Hitung PER wajar = (D) + (C)
= 5,07 + 14,81
= 19,88 (E)
6. Hitung harga wajar CPIN = (E) x EPS Annualized CPIN
= 19,88 x Rp 200
= Rp 3980
7. Harga CPIN sekarang = Rp 3150
8. Margin of safety = 1 - (3150 : 3980) = 0,2085 = 20,85%
Keputusan investasi kita : beli/jual/hold, tergantung pada nilai MOS ini.
Mudah-mudahan bermanfaat ya, sharing metode valuasi ini..
Investasi saham itu mudah. Yang bikin susah itu kalo kita ngga sabar. Buru-buru waktu mutusin beli, dan buru-buru waktu mutusin jual.
Tapi selama kita rasional dan sabar, biasanya hasilnya juga baik...
Selamat jadi investor saham, smoga bs membangun kekayaan dari bursa saham, ya.. :)
Regards,
- V3 -
khusus untuk investasi, bukan untuk trading ; menganalisa saham ala ibu rumah tangga ; tipe investor yang ngumpulin uang tiap bulan untuk beli saham ; tipe investor yang sekarang sedang fokus untuk mendapatkan pasif income dr deviden saham sebagai persiapan untuk masa tua...
Minggu, 25 November 2012
DVLA dan MICE, LK Q3/2012
DVLA
DVLA
EPS 2008 Rp 63
EPS 2009 Rp 64,5
EPS 2010 Rp 99
EPS 2011 Rp 108
EPS F-2012 Rp 129
CAGR (4thn) 19,6%
DER 0,34x
ROE 18%
Harga skrg Rp 1720
PER 13,3x
valuasi Rp 2130
MOS 19,2%
Bila melihat data-data di atas, terlihat bahwa DVLA selalu naik kinerjanya dalam 4 thn terakhir, ROE juga cukup baik. DVLA juga selalu rajin bagi deviden dr thn 2007. DVLA merupakan salah satu pilihan saham yang cukup baik untuk investasi jangka panjang di bidang farmasi.
MICE
Sebelumnya saya minta maaf, karena waktu itu menulis MICE adalah saham farmasi. Ini info yang salah. MICE adalah distributor produk perawatan dan perlengkapan untuk kebutuhan bayi, ibu hamil dan menyusui serta produk perawatan kulit (produk merk PIGEON) dan juga HORI lighting (lampu).
EPS 2008 Rp 39,9
EPS 2009 Rp 50,57
EPS 2010 Rp 46,92
EPS 2011 Rp 50,63
EPS F-2012 Rp 64,5
CAGR (4thn) 12,54%
DER 0,45x
ROE 13,5%
Harga skrg Rp 400
PER 6,35x
valuasi Rp 1020
MOS 60,7%
MICE saat ini diperjual belikan dengan harga yang jauh lebih murah daripada harga wajarnya, shingga terlihat menarik untuk dibeli karena potensi upside yang cukup besar, setidaknya dalam waktu di bawah setahun. Disclaimer.. :D
Tapi kinerja MICE masih fluktuatif dalam 5 thn terakhir, jadi agak riskan kalo untuk invest jangka panjang.
Disclaimer is ON, always.. :)
Nyangkut tanggung sendiri, ya.. :)
Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
Jumat, 23 November 2012
ADHI dan TOTL, LK Q3/2012
Di tulisan sebelumnya, saya sdh bahas ttg WIKA. Jadi tdk akan saya bahas lg d sini, hanya ADHI dan TOTL saja.
ADHI, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
DER = 9,74x (utang jangka panjang = 18%)
ROE = 11,22%
equity growth = 6,5%
sales growth = 13,8%
operating profit growth = 44,8%
EPS growth = 184,5%
EPS = Rp 48,97
Harga sekarang = Rp 1630 ---> PER = 25x
valuasi = Rp 1010 ---> MOS = -61% ---> sudah overvalued
TOTL, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
DER = 2,1x (utang jangka panjang = 6,5%)
ROE = 28%
equity growth = minus 1,5%
sales growth = 23,8%
operating profit growth = 58,34%
EPS growth = 61,5%
EPS = Rp 39,51
Harga sekarang = Rp 800 ---> PER = 15,2x
valuasi = Rp 945 ---> MOS = 15,3% ---> masih undervalued
Terlihat dr metode valuasi yang digunakan, WIKA dan ADHI sudah mahal (overvalued), sedangkan TOTL msh undervalued.
Selain itu, ROE ADHI juga tidak begitu menarik karena di bawah 15%, sedangkan ROE TOTL 28%.
Disclaimer yaaaa... :)
Rugi tanggung sendiri, ngga dapat barang jg tanggung sndr..
Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
ADHI, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
DER = 9,74x (utang jangka panjang = 18%)
ROE = 11,22%
equity growth = 6,5%
sales growth = 13,8%
operating profit growth = 44,8%
EPS growth = 184,5%
EPS = Rp 48,97
Harga sekarang = Rp 1630 ---> PER = 25x
valuasi = Rp 1010 ---> MOS = -61% ---> sudah overvalued
TOTL, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
DER = 2,1x (utang jangka panjang = 6,5%)
ROE = 28%
equity growth = minus 1,5%
sales growth = 23,8%
operating profit growth = 58,34%
EPS growth = 61,5%
EPS = Rp 39,51
Harga sekarang = Rp 800 ---> PER = 15,2x
valuasi = Rp 945 ---> MOS = 15,3% ---> masih undervalued
Terlihat dr metode valuasi yang digunakan, WIKA dan ADHI sudah mahal (overvalued), sedangkan TOTL msh undervalued.
Selain itu, ROE ADHI juga tidak begitu menarik karena di bawah 15%, sedangkan ROE TOTL 28%.
Disclaimer yaaaa... :)
Rugi tanggung sendiri, ngga dapat barang jg tanggung sndr..
Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
Emiten kabel : SCCO, KBLI, JECC , LK Q3/2012
Emiten kabel sering saya tulis belakangan ini karena growthnya bbrp tahun terakhir cukup bagus, dan PER umumnya masih murah, terutama SCCO (walaupun sangat tidak likuid, hanya untuk yang benar2 niat untuk investasi jangka panjang, minimal di atas setahun).
Sebelumnya, saya tulis dulu di sini data EPS emiten kabel dari tahun 2008, shingga bisa dilihat lebih jelas pertumbuhan kinerjanya :
EPS SCCO KBLI JECC
2008 Rp 55 Rp 6 Rp 0.52
2009 Rp 90 Rp 5 Rp 105
2010 Rp 296 Rp 12 - Rp 7
2011 Rp 533 Rp 15 Rp 196
F-2012 Rp 928 Rp 31 Rp 291
Harga skrg Rp 4825 Rp 205 Rp 2100
PER 5,2x 6,7x 7,2x
ROE 30,4% 15,3% 30,5%
DER 1,4x 0,48x 4,1x
valuasi Rp 17.000 Rp 500 Rp 5300
MOS 72% 59% 60%
Dari data EPS di atas, terlihat bahwa SCCO, kinerjanya selalu naik, dari tahun 2008 s/d Q3-2012 ini. Dan dari data di website BEI, dia selalu rajin bagi deviden. KBLI tidak pernah bagi deviden.
JECC walaupun DER-nya di atas 4, tapi utang jangka panjangnya hanya 5%. Sisanya adalah jangka pendek, dan utang ini relatif aman karena current assets-nya > current liability. Tapi kinerja JECC belum stabil, masih fluktuatif. Agak riskan untuk investasi jangka panjang..
Disclaimer yaaaa.. :)
Beli atau ngga beli, it's up to you, guys.. :) Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
Sebelumnya, saya tulis dulu di sini data EPS emiten kabel dari tahun 2008, shingga bisa dilihat lebih jelas pertumbuhan kinerjanya :
EPS SCCO KBLI JECC
2008 Rp 55 Rp 6 Rp 0.52
2009 Rp 90 Rp 5 Rp 105
2010 Rp 296 Rp 12 - Rp 7
2011 Rp 533 Rp 15 Rp 196
F-2012 Rp 928 Rp 31 Rp 291
Harga skrg Rp 4825 Rp 205 Rp 2100
PER 5,2x 6,7x 7,2x
ROE 30,4% 15,3% 30,5%
DER 1,4x 0,48x 4,1x
valuasi Rp 17.000 Rp 500 Rp 5300
MOS 72% 59% 60%
Dari data EPS di atas, terlihat bahwa SCCO, kinerjanya selalu naik, dari tahun 2008 s/d Q3-2012 ini. Dan dari data di website BEI, dia selalu rajin bagi deviden. KBLI tidak pernah bagi deviden.
JECC walaupun DER-nya di atas 4, tapi utang jangka panjangnya hanya 5%. Sisanya adalah jangka pendek, dan utang ini relatif aman karena current assets-nya > current liability. Tapi kinerja JECC belum stabil, masih fluktuatif. Agak riskan untuk investasi jangka panjang..
Disclaimer yaaaa.. :)
Beli atau ngga beli, it's up to you, guys.. :) Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
saham property : SSIA dan LPCK, LK Q3/2012
Untuk saham property, saya masih fokus dengan 2 saham ini, SSIA dan LPCK, karena growthnya yang bagus, PER masih murah, dan ROE yang besar ( di atas 30%).
SSIA LK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 45,3%
sales growth = 22,4%
operating profit growth = 122,6%
operating profit margin = 25%
net profit growth = 175,24%
net profit margin = 21,6%
DER = 1,27x (utang jangka panjang = 28%)
ROE = 43,9%
EPS growth = 192,5%
EPS = Rp 117
Harga sekarang = Rp 1150 ---> PER = 7,37x
valuasi = Rp 3168 ---> MOS = 63,7% ---> masih cukup murah untuk invest :)
Disclaimer is ON.. :D
LPCK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 34,9%
sales growth = 21,9%
operating profit growth = 81%
operating profit margin = 43,4%
net profit growth = 93,5%
net profit margin = 38,5%
DER = 1,28x (utang jangka panjang = 10%)
ROE = 34,47%
EPS growth = 93,5%
EPS = Rp 411,57
Harga sekarang = Rp 3425 ---> PER = 6,2x
valuasi = Rp 10.400 ---> MOS = 67% ---> masih cukup murah juga untuk invest :)
Disclaimer is ON.. :D
Keterangan tambahan :
- SSIA sudah pernah bagi deviden di tahun 2011, LPCK belum pernah sama sekali
Disclaimer yaa.. Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
SSIA LK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 45,3%
sales growth = 22,4%
operating profit growth = 122,6%
operating profit margin = 25%
net profit growth = 175,24%
net profit margin = 21,6%
DER = 1,27x (utang jangka panjang = 28%)
ROE = 43,9%
EPS growth = 192,5%
EPS = Rp 117
Harga sekarang = Rp 1150 ---> PER = 7,37x
valuasi = Rp 3168 ---> MOS = 63,7% ---> masih cukup murah untuk invest :)
Disclaimer is ON.. :D
LPCK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 34,9%
sales growth = 21,9%
operating profit growth = 81%
operating profit margin = 43,4%
net profit growth = 93,5%
net profit margin = 38,5%
DER = 1,28x (utang jangka panjang = 10%)
ROE = 34,47%
EPS growth = 93,5%
EPS = Rp 411,57
Harga sekarang = Rp 3425 ---> PER = 6,2x
valuasi = Rp 10.400 ---> MOS = 67% ---> masih cukup murah juga untuk invest :)
Disclaimer is ON.. :D
Keterangan tambahan :
- SSIA sudah pernah bagi deviden di tahun 2011, LPCK belum pernah sama sekali
Disclaimer yaa.. Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
CPIN dan MAIN, LK Q3/2012
CPIN, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 28,6%
sales growth = 16,9%
operating profit growth = 30,7%
net income growth = 27,25%
EPS growth = 27%
Operating profit margin = 20,19%
net profit margin = 15,5%
arus kas operasi < net income
ROE = 41,3%
DER = 0,48
EPS = Rp 150
Harga sekarang = Rp 3100 ---> PER = 15,5x
Valuasi = Rp 3987 ---> MOS = 22,25%
Untuk tambahan analisa:
Tahun EPS Annualized CPIN Deviden
2007 Rp 12,2
2008 Rp 15,4
2009 Rp 98,2 Rp 39,2
2010 Rp 135 Rp 39,8
2011 Rp 144 Rp 42
F-2012 Rp 200
CPIN terlihat kinerjanya selalu naik, dengan pertumbuhan EPS 1539% dalam 5 thn terakhir.
Ini saya tambahkan lagi dengan menghitung PEG CPIN, based on CAGR EPS selama 5 thn.
Pertumbuhan rata-rata EPS selama 5 thn terakhir (CAGR) = 75% ---> buat yang ngga bisa menghitung CAGR, googling aja "CAGR kalkulator", nanti ketemu kok..
PER = 15,5x
PEG = PER / growth = 15,5 / 75 = 0,21
Dengan teori PEG, CPIN juga masih murah karena PEG-nya masih di bawah 1.
Jadi, menurut saya pribadi, CPIN masih layak invest di harga sekarang.
Disclaimer is ON.. :D
Rugi tanggung sendiri, ga dpt barang jg tanggung sendiri, ya.. :)
MAIN, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 53,27%
sales growth = 28,38%
operating profit growth = 77,6%
net income growth = 75,7%
EPS growth = 75,6%
Operating profit margin = 15,5%
net profit margin = 10,61%
arus kas operasi > net income
ROE = 55%
DER = 1,97x (utang jangka panjang = 43%)
EPS = Rp 158
Harga sekarang = Rp 1990 ---> PER = 9,45x
Valuasi = Rp 4600 ---> MOS = 56,7%
Untuk tambahan analisa:
Tahun EPS Annualized MAIN Deviden
2007 Rp 9 Rp 5
2008 Rp 5,4 Rp 0,8
2009 Rp 44,8 Rp 11,2
2010 Rp 106,2 Rp 18,6
2011 Rp 121 Rp 25
F-2012 Rp 211
MAIN terlihat kinerjanya lebih fluktuatif daripada CPIN, dengan pertumbuhan EPS 2244% dalam 5 thn terakhir.
CAGR EPS MAIN selama 5 thn = 87,94%
PER = 9,45x
PEG = 9,45 / 87,94 = 0,11
Berdasarkan teori PEG, MAIN juga masih murah karena PER masih di bawah 1, masih layak untuk investasi.. DISCLAIMER ya.. :)
Your money, your responsibility.. :)
Oya, ini nulis agak panjang, soalnya memang kebetulan saya juga lagi seneng sama 2 saham ini, walaupun ga jamin juga semakin panjang analisa, akan semakin bener hasilnya.. :D
Regards,
- V3 -
current assets > current liabilities
equity growth = 28,6%
sales growth = 16,9%
operating profit growth = 30,7%
net income growth = 27,25%
EPS growth = 27%
Operating profit margin = 20,19%
net profit margin = 15,5%
arus kas operasi < net income
ROE = 41,3%
DER = 0,48
EPS = Rp 150
Harga sekarang = Rp 3100 ---> PER = 15,5x
Valuasi = Rp 3987 ---> MOS = 22,25%
Untuk tambahan analisa:
Tahun EPS Annualized CPIN Deviden
2007 Rp 12,2
2008 Rp 15,4
2009 Rp 98,2 Rp 39,2
2010 Rp 135 Rp 39,8
2011 Rp 144 Rp 42
F-2012 Rp 200
CPIN terlihat kinerjanya selalu naik, dengan pertumbuhan EPS 1539% dalam 5 thn terakhir.
Ini saya tambahkan lagi dengan menghitung PEG CPIN, based on CAGR EPS selama 5 thn.
Pertumbuhan rata-rata EPS selama 5 thn terakhir (CAGR) = 75% ---> buat yang ngga bisa menghitung CAGR, googling aja "CAGR kalkulator", nanti ketemu kok..
PER = 15,5x
PEG = PER / growth = 15,5 / 75 = 0,21
Dengan teori PEG, CPIN juga masih murah karena PEG-nya masih di bawah 1.
Jadi, menurut saya pribadi, CPIN masih layak invest di harga sekarang.
Disclaimer is ON.. :D
Rugi tanggung sendiri, ga dpt barang jg tanggung sendiri, ya.. :)
MAIN, LK Q3/2012
current assets > current liabilities
equity growth = 53,27%
sales growth = 28,38%
operating profit growth = 77,6%
net income growth = 75,7%
EPS growth = 75,6%
Operating profit margin = 15,5%
net profit margin = 10,61%
arus kas operasi > net income
ROE = 55%
DER = 1,97x (utang jangka panjang = 43%)
EPS = Rp 158
Harga sekarang = Rp 1990 ---> PER = 9,45x
Valuasi = Rp 4600 ---> MOS = 56,7%
Untuk tambahan analisa:
Tahun EPS Annualized MAIN Deviden
2007 Rp 9 Rp 5
2008 Rp 5,4 Rp 0,8
2009 Rp 44,8 Rp 11,2
2010 Rp 106,2 Rp 18,6
2011 Rp 121 Rp 25
F-2012 Rp 211
MAIN terlihat kinerjanya lebih fluktuatif daripada CPIN, dengan pertumbuhan EPS 2244% dalam 5 thn terakhir.
CAGR EPS MAIN selama 5 thn = 87,94%
PER = 9,45x
PEG = 9,45 / 87,94 = 0,11
Berdasarkan teori PEG, MAIN juga masih murah karena PER masih di bawah 1, masih layak untuk investasi.. DISCLAIMER ya.. :)
Your money, your responsibility.. :)
Oya, ini nulis agak panjang, soalnya memang kebetulan saya juga lagi seneng sama 2 saham ini, walaupun ga jamin juga semakin panjang analisa, akan semakin bener hasilnya.. :D
Regards,
- V3 -
Data beberapa EPS tahunan emiten dalam 3 tahun terakhir..
Kemarin saya sempat off beberapa lama, karena sedang dpt musibah. Ini saya coba untuk nulis lagi, tapi hanya sekedar berbagi beberapa data saja. Belum ada mood untuk analisa saham lagi..
Siapa tau data ini bermanfaat bagi yang lain..
Data EPS tahunan (Q4 -- data sudah diadjust dengan stock split dsb) :
CPIN
2007 : Rp 12,2
2008 : Rp 15,4
2009 : Rp 98,2 ; deviden Rp 39,2
2010 : Rp 135 ; deviden Rp 39,8
2011 : Rp 144 ; deviden Rp 42
MAIN
2007 : Rp 9 ; deviden Rp 5
2008 : Rp 5,4 ; deviden Rp 0,8
2009 : Rp 44,8 ; deviden Rp 11,2
2010 : Rp 106,2 ; deviden Rp 18,6
2011 : Rp 121 ; deviden Rp 25
SSIA
2007 : Rp 3,1
2008 : Minus Rp 3,1
2009 : Rp 3,8
2010 : Rp 25
2011 : Rp 55 ; deviden Rp 11
LPCK
2007 : Rp 16
2008 : Rp 20
2009 : Rp 37
2010 : Rp 94
2011 : Rp 370
SMGR
2007 : Rp 299 ; deviden Rp 150
2008 : Rp 426 ; deviden Rp 215
2009 : Rp 566 ; deviden Rp 308,5
2010 : Rp 613 ; deviden Rp 306,3
2011 : Rp 662 ; deviden Rp 330,9
INTP
2007 : Rp 266 ; deviden Rp 30
2008 : Rp 474 ; deviden Rp 40
2009 : Rp 746 ; deviden Rp 150
2010 : Rp 876 ; deviden Rp 225
2011 : Rp 977 ; deviden Rp 263
SMCB
2008 : Rp 36
2009 : Rp 116
2010 : Rp 108 ; deviden Rp 23
2011 : Rp 138 ; deviden Rp 64
KKGI
2007 : Minus Rp 98
2008 : Rp 162 ; deviden Rp 20
2009 : Rp 128 ; deviden Rp 10
2010 : Rp 166 ; deviden Rp 50
2011 : Rp 450 ; deviden Rp 200
PTBA
2007 : Rp 315 ; deviden = Rp 165
2008 : Rp 741 ; deviden = Rp 371
2009 : Rp 1184 ; deviden = Rp 533
2010 : Rp 872 ; deviden = Rp 523
2011 : Rp 1339 ; deviden = Rp 700,48
ADRO
2007 : $ 0.015
2008 : $ 0.00392 ; deviden Rp 11,8
2009 : $ 0.01297 ; deviden Rp 29
2010 : $ 0.00773 ; deviden Rp 30,35
2011 : $ 0.01721 ; deviden $ 0.00705
UNTR
2007 : Rp 524
2008 : Rp 884 ; deviden = Rp 320
2009 : Rp 1147 ; deviden = Rp 460
2010 : Rp 1164 ; deviden = Rp 430
2011 : Rp 1657 ; deviden = Rp 660
HEXA
2007 : $ 0.01 ; deviden Rp 21
2008 : $ 0.03 ; deviden Rp 109
2009 : $ 0.04 ; deviden $ 0.0145
2010 : $ 0.05 ; deviden $ 0.02055
2011 : $ 0.09 ; deviden $ 0.0387
Untuk HEXA, ada perbedaan pencatatan LK. Pencatatan LK HEXA sbb :
Q1 ---> berakhir setiap 30 Juni
Q2 ---> berakhir setiap 30 September
Q3 ---> berakhir setiap 31 Desember
Q4 ---> berakhir setiap 31 Maret
LSIP
2008 : Rp 136 ; deviden Rp 41,6
2009 : Rp 104 ; deviden Rp 41,8
2010 : Rp 151 ; deviden Rp 61
2011 : Rp 249 ; deviden Rp 100
BWPT
2007 : Rp 74,77
2008 : Rp 40,62
2009 : Rp 50,67 ; deviden Rp 5
2010 : Rp 60,34 ; deviden Rp 9
2011 : Rp 79,35 ; deviden Rp 12
AALI
2008 : Rp 1670.8 ; deviden Rp 505
2009 : Rp 1054.6 ; deviden Rp 905
2010 : Rp 1280.7 ; deviden Rp 830
2011 : Rp 1586.7 ; deviden Rp 995
SGRO
2008 : Rp 232.6 ; deviden Rp 90
2009 : Rp 149.1 ; deviden Rp 45
2010 : Rp 239 ; deviden Rp 108
2011 : Rp 290,8 ; deviden Rp 87,3
UNVR
2007 : Rp 257 ; Deviden Rp 215
2008 : Rp 315 ; Deviden Rp 262
2009 : Rp 399 ; Deviden Rp 320
2010 : Rp 444 ; Deviden Rp 399
2011 : Rp 546 ; Deviden Rp 594
ACES
2007 : Rp 72,59 ; deviden Rp 3,49
2008 : Rp 76,39 ; deviden Rp 7,6
2009 : Rp 91,8 ; deviden Rp 9,2
2010 : Rp 99,7 ; deviden Rp 51,85
2011 : Rp 166,25 ; deviden Rp 25
ROTI
2007 : Rp 102
2008 : Rp 49
2009 : Rp 66
2010 : Rp 98,56 ; deviden Rp 24,64
2011 : Rp 114,52 ; deviden Rp 28,63
ICBP
2010 : Rp 344 ; deviden Rp 116
2011 : Rp 339 ; deviden Rp 169
INDF
2007 : Rp 115 ; deviden Rp 43
2008 : Rp 120 ; deviden Rp 47
2009 : RP 236 ; deviden Rp 93
2010 : Rp 336 ; deviden Rp 133
2011 : Rp 350 ; deviden Rp 175
ASGR
2007 : Rp 46,33 ; deviden Rp 40
2008 : Rp 46,33 ; deviden 18
2009 : Rp 49,64 ; deviden Rp 20
2010 : Rp 87,79 ; deviden Rp 35
2011 : Rp 103,41 ; deviden Rp 62
PANS
2007 : Rp 121
2008 : Rp 51
2009 : Rp 207
2010 : Rp 333
2011 : Rp 279
SCCO
2008 : Rp 55 ; deviden Rp 30
2009 : Rp 90 ; deviden Rp 30
2010 : Rp 296 ; deviden Rp 90
2011 : Rp 533 ; deviden Rp 170
KBLI
2008 : Rp 6
2009 : Rp 5
2010 : Rp 12
2011 : Rp 15
JECC
2008 : Rp 0,52
2009 : Rp 105
2010 : Minus Rp 7
2011 : Rp 196
WIKA
2008 : Rp 26,69
2009 : Rp 32,37
2010 : Rp 47,47
2011 : Rp 66,67
ADHI
2008 : Rp 45,23
2009 : Rp 91,89
2010 : Rp 105,19
2011 : Rp 101,37
TOTL
2008 : Rp 6,32
2009 : Rp 18,92
2010 : Rp 23,69
2011 : Rp 36,22
DVLA
2007 : Rp 44,5 ; deviden Rp 22,5
2008 : Rp 63 ; deviden Rp 22,5
2009 : Rp 64,5 ; deviden Rp 22,5
2010 : Rp 99 ; deviden Rp 30
2011 : Rp 108 ; deviden Rp 31,5
MICE
2008 : Rp 39,9 ; deviden Rp 20
2009 : Rp 50,57 ; deviden Rp 20
2010 : Rp 46,92 ; deviden Rp 24
2011 : Rp 50,63 ; deviden Rp 20
TSPC
2008 : Rp 71,26
2009 : Rp 79,99
2010 : Rp 108,64
2011 : Rp 126
KLBF
2007 : Rp 70 ; deviden Rp 10
2008 : Rp 72 ; deviden Rp 12,5
2009 : Rp 97 ; deviden Rp 25
2010 : Rp 137 ; deviden Rp 70
2011 : Rp 158 ; deviden Rp 95
KAEF
2007 : Rp 9,4 ; deviden Rp 2,82
2008 : Rp 9,97 ; deviden Rp 2,49
2009 : Rp 11,25 ; deviden Rp 3,376
2010 : Rp 24,98 ; deviden Rp 5
2011 : Rp 30,93 ; deviden Rp 6,19
ASII
2007 : Rp 161 ; deviden = Rp 64,4
2008 : Rp 227 ; deviden = Rp 87
2009 : Rp 248 ; deviden = Rp 112
2010 : Rp 355 ; deviden = Rp 160
2011 : Rp 439 ; deviden = Rp 198
BMRI
2007 : Rp 209,78
2008 : Rp 254,51
2009 : Rp 341,72
2010 : Rp 439,38
2011 : Rp 529,33
BBRI
2007 : Rp 201,82 ; deviden = Rp 98,17
2008 : Rp 248,5 ; deviden = Rp 84,41
2009 : Rp 304,75 ; deviden = Rp 88,91
2010 : Rp 478,36 ; deviden = Rp 93,01
2011 : Rp 628,91 ; deviden = Rp 122,28
BBNI
2008 : Rp 80 ; deviden = Rp 29,4
2009 : Rp 162 ; deviden = Rp 8
2010 : Rp 266 ; deviden = Rp 65,98
2011 : Rp 304 ; deviden = Rp 62,48
SMSM
2008 : Rp 63,54
2009 : Rp 92,28
2010 : Rp 104,48
2011 : Rp 152,3
Sampai sini dulu.. Nanti kalo sempat, disambung lagi.. :)
Kalo ada kesalahan data, tolong beritahu saya juga ya.. :)
Regards,
- V3 -
Siapa tau data ini bermanfaat bagi yang lain..
Data EPS tahunan (Q4 -- data sudah diadjust dengan stock split dsb) :
CPIN
2007 : Rp 12,2
2008 : Rp 15,4
2009 : Rp 98,2 ; deviden Rp 39,2
2010 : Rp 135 ; deviden Rp 39,8
2011 : Rp 144 ; deviden Rp 42
MAIN
2007 : Rp 9 ; deviden Rp 5
2008 : Rp 5,4 ; deviden Rp 0,8
2009 : Rp 44,8 ; deviden Rp 11,2
2010 : Rp 106,2 ; deviden Rp 18,6
2011 : Rp 121 ; deviden Rp 25
SSIA
2007 : Rp 3,1
2008 : Minus Rp 3,1
2009 : Rp 3,8
2010 : Rp 25
2011 : Rp 55 ; deviden Rp 11
LPCK
2007 : Rp 16
2008 : Rp 20
2009 : Rp 37
2010 : Rp 94
2011 : Rp 370
SMGR
2007 : Rp 299 ; deviden Rp 150
2008 : Rp 426 ; deviden Rp 215
2009 : Rp 566 ; deviden Rp 308,5
2010 : Rp 613 ; deviden Rp 306,3
2011 : Rp 662 ; deviden Rp 330,9
INTP
2007 : Rp 266 ; deviden Rp 30
2008 : Rp 474 ; deviden Rp 40
2009 : Rp 746 ; deviden Rp 150
2010 : Rp 876 ; deviden Rp 225
2011 : Rp 977 ; deviden Rp 263
SMCB
2008 : Rp 36
2009 : Rp 116
2010 : Rp 108 ; deviden Rp 23
2011 : Rp 138 ; deviden Rp 64
KKGI
2007 : Minus Rp 98
2008 : Rp 162 ; deviden Rp 20
2009 : Rp 128 ; deviden Rp 10
2010 : Rp 166 ; deviden Rp 50
2011 : Rp 450 ; deviden Rp 200
PTBA
2007 : Rp 315 ; deviden = Rp 165
2008 : Rp 741 ; deviden = Rp 371
2009 : Rp 1184 ; deviden = Rp 533
2010 : Rp 872 ; deviden = Rp 523
2011 : Rp 1339 ; deviden = Rp 700,48
ADRO
2007 : $ 0.015
2008 : $ 0.00392 ; deviden Rp 11,8
2009 : $ 0.01297 ; deviden Rp 29
2010 : $ 0.00773 ; deviden Rp 30,35
2011 : $ 0.01721 ; deviden $ 0.00705
UNTR
2007 : Rp 524
2008 : Rp 884 ; deviden = Rp 320
2009 : Rp 1147 ; deviden = Rp 460
2010 : Rp 1164 ; deviden = Rp 430
2011 : Rp 1657 ; deviden = Rp 660
HEXA
2007 : $ 0.01 ; deviden Rp 21
2008 : $ 0.03 ; deviden Rp 109
2009 : $ 0.04 ; deviden $ 0.0145
2010 : $ 0.05 ; deviden $ 0.02055
2011 : $ 0.09 ; deviden $ 0.0387
Untuk HEXA, ada perbedaan pencatatan LK. Pencatatan LK HEXA sbb :
Q1 ---> berakhir setiap 30 Juni
Q2 ---> berakhir setiap 30 September
Q3 ---> berakhir setiap 31 Desember
Q4 ---> berakhir setiap 31 Maret
LSIP
2008 : Rp 136 ; deviden Rp 41,6
2009 : Rp 104 ; deviden Rp 41,8
2010 : Rp 151 ; deviden Rp 61
2011 : Rp 249 ; deviden Rp 100
BWPT
2007 : Rp 74,77
2008 : Rp 40,62
2009 : Rp 50,67 ; deviden Rp 5
2010 : Rp 60,34 ; deviden Rp 9
2011 : Rp 79,35 ; deviden Rp 12
AALI
2008 : Rp 1670.8 ; deviden Rp 505
2009 : Rp 1054.6 ; deviden Rp 905
2010 : Rp 1280.7 ; deviden Rp 830
2011 : Rp 1586.7 ; deviden Rp 995
SGRO
2008 : Rp 232.6 ; deviden Rp 90
2009 : Rp 149.1 ; deviden Rp 45
2010 : Rp 239 ; deviden Rp 108
2011 : Rp 290,8 ; deviden Rp 87,3
UNVR
2007 : Rp 257 ; Deviden Rp 215
2008 : Rp 315 ; Deviden Rp 262
2009 : Rp 399 ; Deviden Rp 320
2010 : Rp 444 ; Deviden Rp 399
2011 : Rp 546 ; Deviden Rp 594
ACES
2007 : Rp 72,59 ; deviden Rp 3,49
2008 : Rp 76,39 ; deviden Rp 7,6
2009 : Rp 91,8 ; deviden Rp 9,2
2010 : Rp 99,7 ; deviden Rp 51,85
2011 : Rp 166,25 ; deviden Rp 25
ROTI
2007 : Rp 102
2008 : Rp 49
2009 : Rp 66
2010 : Rp 98,56 ; deviden Rp 24,64
2011 : Rp 114,52 ; deviden Rp 28,63
ICBP
2010 : Rp 344 ; deviden Rp 116
2011 : Rp 339 ; deviden Rp 169
INDF
2007 : Rp 115 ; deviden Rp 43
2008 : Rp 120 ; deviden Rp 47
2009 : RP 236 ; deviden Rp 93
2010 : Rp 336 ; deviden Rp 133
2011 : Rp 350 ; deviden Rp 175
ASGR
2007 : Rp 46,33 ; deviden Rp 40
2008 : Rp 46,33 ; deviden 18
2009 : Rp 49,64 ; deviden Rp 20
2010 : Rp 87,79 ; deviden Rp 35
2011 : Rp 103,41 ; deviden Rp 62
PANS
2007 : Rp 121
2008 : Rp 51
2009 : Rp 207
2010 : Rp 333
2011 : Rp 279
SCCO
2008 : Rp 55 ; deviden Rp 30
2009 : Rp 90 ; deviden Rp 30
2010 : Rp 296 ; deviden Rp 90
2011 : Rp 533 ; deviden Rp 170
KBLI
2008 : Rp 6
2009 : Rp 5
2010 : Rp 12
2011 : Rp 15
JECC
2008 : Rp 0,52
2009 : Rp 105
2010 : Minus Rp 7
2011 : Rp 196
WIKA
2008 : Rp 26,69
2009 : Rp 32,37
2010 : Rp 47,47
2011 : Rp 66,67
ADHI
2008 : Rp 45,23
2009 : Rp 91,89
2010 : Rp 105,19
2011 : Rp 101,37
TOTL
2008 : Rp 6,32
2009 : Rp 18,92
2010 : Rp 23,69
2011 : Rp 36,22
DVLA
2007 : Rp 44,5 ; deviden Rp 22,5
2008 : Rp 63 ; deviden Rp 22,5
2009 : Rp 64,5 ; deviden Rp 22,5
2010 : Rp 99 ; deviden Rp 30
2011 : Rp 108 ; deviden Rp 31,5
MICE
2008 : Rp 39,9 ; deviden Rp 20
2009 : Rp 50,57 ; deviden Rp 20
2010 : Rp 46,92 ; deviden Rp 24
2011 : Rp 50,63 ; deviden Rp 20
TSPC
2008 : Rp 71,26
2009 : Rp 79,99
2010 : Rp 108,64
2011 : Rp 126
KLBF
2007 : Rp 70 ; deviden Rp 10
2008 : Rp 72 ; deviden Rp 12,5
2009 : Rp 97 ; deviden Rp 25
2010 : Rp 137 ; deviden Rp 70
2011 : Rp 158 ; deviden Rp 95
KAEF
2007 : Rp 9,4 ; deviden Rp 2,82
2008 : Rp 9,97 ; deviden Rp 2,49
2009 : Rp 11,25 ; deviden Rp 3,376
2010 : Rp 24,98 ; deviden Rp 5
2011 : Rp 30,93 ; deviden Rp 6,19
ASII
2007 : Rp 161 ; deviden = Rp 64,4
2008 : Rp 227 ; deviden = Rp 87
2009 : Rp 248 ; deviden = Rp 112
2010 : Rp 355 ; deviden = Rp 160
2011 : Rp 439 ; deviden = Rp 198
BMRI
2007 : Rp 209,78
2008 : Rp 254,51
2009 : Rp 341,72
2010 : Rp 439,38
2011 : Rp 529,33
BBRI
2007 : Rp 201,82 ; deviden = Rp 98,17
2008 : Rp 248,5 ; deviden = Rp 84,41
2009 : Rp 304,75 ; deviden = Rp 88,91
2010 : Rp 478,36 ; deviden = Rp 93,01
2011 : Rp 628,91 ; deviden = Rp 122,28
BBNI
2008 : Rp 80 ; deviden = Rp 29,4
2009 : Rp 162 ; deviden = Rp 8
2010 : Rp 266 ; deviden = Rp 65,98
2011 : Rp 304 ; deviden = Rp 62,48
SMSM
2008 : Rp 63,54
2009 : Rp 92,28
2010 : Rp 104,48
2011 : Rp 152,3
Sampai sini dulu.. Nanti kalo sempat, disambung lagi.. :)
Kalo ada kesalahan data, tolong beritahu saya juga ya.. :)
Regards,
- V3 -
Selasa, 30 Oktober 2012
UNTR dan KKGI, Q3/2012
UNTR Q3/2012
sales growth = 11%
operating profit growth = 7,6%
EPS growth = minus 3%
DER = 0,66x
ROE = 20,2%
EPS = Rp 1198 ---> Harga sekarang = Rp 20.950
Karena EPS growth-nya masih minus, walaupun harga sudah turun dalam, tapi saya tidak berani rekomendasi buy UNTR based on LK terbaru-nya.
Kenapa? karena saya ngga tau, akan seberapa jauh penurunan kinerjanya nanti.
Bagi yang sudah beli UNTR pd saat saya posting ttg UNTR kemarin, the choice is on your hand, apakah akan tetap hold/sell. Tapi jujur, untuk nambah beli UNTR, saya ngga akan lakukan karena di LK Q3/2012 ini, EPS-nya justru menurun dibandingkan thn lalu..
Disclaimer is ON.. :) Your money, your responsibility.. :)
KKGI Q3/2012
Sales growth = minus 2%
operating profit growth = minus 36,7%
EPS growth = minus 36,8%
EPS = Rp 218 ---> harga sekarang = Rp 2975
DER = 0,45x
ROE = 42%
Kinerja KKGI lebih buruk daripada Q2/2012. Bagi yang kemarin sudah beli di harga bawah, the choice is yours too, apakah akan tetap hold/sell. Yang jelas saya ngga akan rekomendasi buy untuk KKGI based on LK Q3/2012-nya, sama seperti UNTR.
Untuk valuasi, saya ngga akan tulis di sini. Karena saham-saham ini sedang menurun kinerjanya, walaupun sudah turun dalam dr highest-nya.
Your money, your responsibility..
Yang jelas, apakah kita buy/hold/sell, sebagai investor, kita harus benar-benar mengetahui dan yakin dengan pilihan yang kita ambil. Karena panik akan timbul apabila kita tidak mengerti apa yang kita lakukan... :)
Buat saya pribadi, pegang cash itu jauh lebih nikmat daripada harus beli atau megang saham yang saya ngga yakin akan naik.. :)
Disclaimer is ON, ya.. :)
Regards,
- V3 -
sales growth = 11%
operating profit growth = 7,6%
EPS growth = minus 3%
DER = 0,66x
ROE = 20,2%
EPS = Rp 1198 ---> Harga sekarang = Rp 20.950
Karena EPS growth-nya masih minus, walaupun harga sudah turun dalam, tapi saya tidak berani rekomendasi buy UNTR based on LK terbaru-nya.
Kenapa? karena saya ngga tau, akan seberapa jauh penurunan kinerjanya nanti.
Bagi yang sudah beli UNTR pd saat saya posting ttg UNTR kemarin, the choice is on your hand, apakah akan tetap hold/sell. Tapi jujur, untuk nambah beli UNTR, saya ngga akan lakukan karena di LK Q3/2012 ini, EPS-nya justru menurun dibandingkan thn lalu..
Disclaimer is ON.. :) Your money, your responsibility.. :)
KKGI Q3/2012
Sales growth = minus 2%
operating profit growth = minus 36,7%
EPS growth = minus 36,8%
EPS = Rp 218 ---> harga sekarang = Rp 2975
DER = 0,45x
ROE = 42%
Kinerja KKGI lebih buruk daripada Q2/2012. Bagi yang kemarin sudah beli di harga bawah, the choice is yours too, apakah akan tetap hold/sell. Yang jelas saya ngga akan rekomendasi buy untuk KKGI based on LK Q3/2012-nya, sama seperti UNTR.
Untuk valuasi, saya ngga akan tulis di sini. Karena saham-saham ini sedang menurun kinerjanya, walaupun sudah turun dalam dr highest-nya.
Your money, your responsibility..
Yang jelas, apakah kita buy/hold/sell, sebagai investor, kita harus benar-benar mengetahui dan yakin dengan pilihan yang kita ambil. Karena panik akan timbul apabila kita tidak mengerti apa yang kita lakukan... :)
Buat saya pribadi, pegang cash itu jauh lebih nikmat daripada harus beli atau megang saham yang saya ngga yakin akan naik.. :)
Disclaimer is ON, ya.. :)
Regards,
- V3 -
WIKA, Q3/2012..
Beberapa LK sudah keluar. Tapi dari beberapa saham yg berfundamental bagus menurut saya, kok spertinya harganya sudah terlalu mahal, atau minimal sudah mendekati harga wajarnya... :(
jujur, saya mengharapkan IHSG turun agak dalam, sehingga bisa beli saham bagus di harga lebih murah..
Salah satu saham yang akan saya bahas di sini adalah WIKA.
Dulu, saya agak anti dengan saham kontruksi, karena DER-nya > 1. Saya pikir, it's too risky..
Tapi setelah beberapa lama ngulik2 LK, kok saya jadi seperti mendapat pandangan lain tentang DER ini. Kita ambil contoh LK WIKA ini.
Dari LK Q3/2012, DER WIKA = 3,2x. wahh, gede banget yaaaaa... sdh di atas 1,5x.
Eitsss, tapi kita lihat lagi.. ternyata, utang WIKA ini mayoritas terdiri dari utang jangka pendek/utang lancar (79,7% adalah utang lancar). Jadi WIKA tidak terbebani dengan bunga utang yang tinggi.
Dan setelah kita lihat rasio likuiditasnya, current asset (aset lancar) WIKA > daripada current liabilities (utang lancar). Jadi pada saat utang lancar ini jatuh tempo, WIKA masih memiliki aset lancar yang cukup untuk melunasi hutangnya.
Jadi, tidak selamanya DER tinggi membahayakan, apabila kita menemui kasus seperti WIKA ini. Disclaimer is ON.. :) Ini asli penemuan saya aja, saya ngga berani ambil kesimpulan bahwa ini adalah statement yang pasti benar.. :) Tapi setidaknya ini merubah sedikit pandangan saya tentang teori DER.. :)
WIKA Q3/2012
equity growth = 16,9%
sales growth = 17%
operating profit growth = 33,25%
ROE = 16%
DER = 3,2x
EPS growth = 26%
EPS = Rp 46,56
Harga sekarang = Rp 1350 ---> PER = 22x
Valuasi = Rp 1000 ---> terlihat bahwa WIKA di harga sekarang sudah overvalued, berdasarkan metode valuasi yang saya gunakan untuk di blog ini :)
Disclaimer is On, ya.. :) Rugi tanggung sendiri, ga dapat barang juga tanggung sendiri.. :)
Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
jujur, saya mengharapkan IHSG turun agak dalam, sehingga bisa beli saham bagus di harga lebih murah..
Salah satu saham yang akan saya bahas di sini adalah WIKA.
Dulu, saya agak anti dengan saham kontruksi, karena DER-nya > 1. Saya pikir, it's too risky..
Tapi setelah beberapa lama ngulik2 LK, kok saya jadi seperti mendapat pandangan lain tentang DER ini. Kita ambil contoh LK WIKA ini.
Dari LK Q3/2012, DER WIKA = 3,2x. wahh, gede banget yaaaaa... sdh di atas 1,5x.
Eitsss, tapi kita lihat lagi.. ternyata, utang WIKA ini mayoritas terdiri dari utang jangka pendek/utang lancar (79,7% adalah utang lancar). Jadi WIKA tidak terbebani dengan bunga utang yang tinggi.
Dan setelah kita lihat rasio likuiditasnya, current asset (aset lancar) WIKA > daripada current liabilities (utang lancar). Jadi pada saat utang lancar ini jatuh tempo, WIKA masih memiliki aset lancar yang cukup untuk melunasi hutangnya.
Jadi, tidak selamanya DER tinggi membahayakan, apabila kita menemui kasus seperti WIKA ini. Disclaimer is ON.. :) Ini asli penemuan saya aja, saya ngga berani ambil kesimpulan bahwa ini adalah statement yang pasti benar.. :) Tapi setidaknya ini merubah sedikit pandangan saya tentang teori DER.. :)
WIKA Q3/2012
equity growth = 16,9%
sales growth = 17%
operating profit growth = 33,25%
ROE = 16%
DER = 3,2x
EPS growth = 26%
EPS = Rp 46,56
Harga sekarang = Rp 1350 ---> PER = 22x
Valuasi = Rp 1000 ---> terlihat bahwa WIKA di harga sekarang sudah overvalued, berdasarkan metode valuasi yang saya gunakan untuk di blog ini :)
Disclaimer is On, ya.. :) Rugi tanggung sendiri, ga dapat barang juga tanggung sendiri.. :)
Your money, your responsibility.. :)
Regards,
- V3 -
Sabtu, 20 Oktober 2012
Sekali lagi, MSKY Q3/2012, salah satu saham termahal di BEI!
Ini tulisan saya kedua tentang MSKY. Sebelumnya, saya pernah menulis MSKY sebagai saham yang mungkin termahal se-BEI, tgl 20 Juli 2012, waktu harga MSKY Rp 1620.
Sekarang, di LK terbaru, MSKY ternyata dijual dengan PER yang jauh lebih mahal lagi.. Hati-hati yang berniat invest di saham ini.
Sekilas ttg LK Q3/2012 MSKY :
1. DER = 1,17x
2. Sales growth = 38%
3. Operating profit growth = minus 60%
4. EPS growth = minus 71%
5. EPS = Rp 3,7 ---> Harga sekarang = Rp 2050 ---> PER = 415x
6. ROE = 1,6%
7. Arus kas operasi = minus
Bagi saya, harga MSKY sekarang sangat kemahalan.. Hati-hati nyangkut di tiang listrik.. :)
Disclaimer is ON..
Regards,
- V3-
Sekarang, di LK terbaru, MSKY ternyata dijual dengan PER yang jauh lebih mahal lagi.. Hati-hati yang berniat invest di saham ini.
Sekilas ttg LK Q3/2012 MSKY :
1. DER = 1,17x
2. Sales growth = 38%
3. Operating profit growth = minus 60%
4. EPS growth = minus 71%
5. EPS = Rp 3,7 ---> Harga sekarang = Rp 2050 ---> PER = 415x
6. ROE = 1,6%
7. Arus kas operasi = minus
Bagi saya, harga MSKY sekarang sangat kemahalan.. Hati-hati nyangkut di tiang listrik.. :)
Disclaimer is ON..
Regards,
- V3-
Senin, 15 Oktober 2012
Melihat ringkasan kinerja emiten di website BEI
Untuk investor pemula dan berniat untuk melihat ringkasan kinerja emiten selama beberapa tahun terakhir, dapat dilihat dari website BEI :
www.idx.co.id --- > Klik yg tulisan PUBLIKASI ---> klik Ringkasan Kinerja Perusahaan Tercatat. Nanti kita bisa tulis saham yang kita cari, misal : ASII. Kemudian tinggal klik 'CARI'. Setelah terpampang sahamnya di layar, kita tinggal klik 'Unduh (Indonesia)'.
Nanti akan keluar ringkasan kinerja sahamnya dalam bentuk dokumen PDF.
Selain itu bisa juga dilakukan dengan membuka www.ft.com. Kita tinggal search saja saham yang kita inginkan. Misal : ASII. Search ASII:JKT. Untuk saham lainnya bisa dilakukan dengan cara yang sama, tinggal diganti kode sahamnya saja.
Untuk data keuangan yang lebih banyak, tinggal klik yang bagian FINANCIALS. Nanti di situ akan keluar grafik kinerja saham. Akan terlihat apakah salesnya (revenuenya) terus naik, labanya terus naik, hutangnya terus naik, dsb. Kalo kita mau sign up (gratis), nanti akan diberikan data 5 tahun.
Ok, selamat belajar, ya.. :) Ngga perlu jadi jenius utk sukses di pasar modal, yang penting tekun terus belajar dan ngga grasa-grusu.. hehe.. Kesempatan beli dengan harga terbaik selalu ada, asalkan kita sabar nunggu koreksi :)
Regards,
- V3 -
www.idx.co.id --- > Klik yg tulisan PUBLIKASI ---> klik Ringkasan Kinerja Perusahaan Tercatat. Nanti kita bisa tulis saham yang kita cari, misal : ASII. Kemudian tinggal klik 'CARI'. Setelah terpampang sahamnya di layar, kita tinggal klik 'Unduh (Indonesia)'.
Nanti akan keluar ringkasan kinerja sahamnya dalam bentuk dokumen PDF.
Selain itu bisa juga dilakukan dengan membuka www.ft.com. Kita tinggal search saja saham yang kita inginkan. Misal : ASII. Search ASII:JKT. Untuk saham lainnya bisa dilakukan dengan cara yang sama, tinggal diganti kode sahamnya saja.
Untuk data keuangan yang lebih banyak, tinggal klik yang bagian FINANCIALS. Nanti di situ akan keluar grafik kinerja saham. Akan terlihat apakah salesnya (revenuenya) terus naik, labanya terus naik, hutangnya terus naik, dsb. Kalo kita mau sign up (gratis), nanti akan diberikan data 5 tahun.
Ok, selamat belajar, ya.. :) Ngga perlu jadi jenius utk sukses di pasar modal, yang penting tekun terus belajar dan ngga grasa-grusu.. hehe.. Kesempatan beli dengan harga terbaik selalu ada, asalkan kita sabar nunggu koreksi :)
Regards,
- V3 -
Selasa, 09 Oktober 2012
UNTR, sudah turun 41% dari highest..
Dahsyatnya fenomena panic selling.. :( UNTR, sudah turun 41% dari highest-nya (Rp 33400).. kemarin UNTR sempat mencapai lowest di Rp 19050, dan sempat rebound, untuk kemudian koreksi lagi.
Saya ngga tau apakah UNTR akan membikin lower low lg atau tidak. Tapi yang jelas, UNTR chart monthly sudah oversold.
Kalau melihat LK Q2/2012 UNTR kemarin, UNTR masih mencetak kenaikan kinerja :
- sales naik 19,5%
- laba operasi naik 22%
- EPS naik 10,6%
- ekuitas naik 19%
- DER 0,7x
- ROE 20,8%
Sekarang (Rp 19700), UNTR dihargai dengan PER annualized 11,9x dan PBV 2,5x.
Untuk saham sekelas astra grup dan masih mencetak kenaikan kinerja, saya pikir koreksi UNTR sudah cukup dalam. Sudah cukup menarik untuk mulai diakumulasi. Disclaimer is ON, ya.. :)
Oya, untuk valuasi UNTR, saya dapat di Rp 28000. Bila didiskon 20% (ingat, ini Astra Grup, jangan kasih diskon banyak2, nanti ngga dapat barang.. hehe), maka didapat harga wajar UNTR = Rp 22.400
harga sekarang = Rp 19700 ---> MOS = 12%
Disclaimer is ON. Rugi tanggung sendiri.. :)
Regards,
- V3 -
Saya ngga tau apakah UNTR akan membikin lower low lg atau tidak. Tapi yang jelas, UNTR chart monthly sudah oversold.
Kalau melihat LK Q2/2012 UNTR kemarin, UNTR masih mencetak kenaikan kinerja :
- sales naik 19,5%
- laba operasi naik 22%
- EPS naik 10,6%
- ekuitas naik 19%
- DER 0,7x
- ROE 20,8%
Sekarang (Rp 19700), UNTR dihargai dengan PER annualized 11,9x dan PBV 2,5x.
Untuk saham sekelas astra grup dan masih mencetak kenaikan kinerja, saya pikir koreksi UNTR sudah cukup dalam. Sudah cukup menarik untuk mulai diakumulasi. Disclaimer is ON, ya.. :)
Oya, untuk valuasi UNTR, saya dapat di Rp 28000. Bila didiskon 20% (ingat, ini Astra Grup, jangan kasih diskon banyak2, nanti ngga dapat barang.. hehe), maka didapat harga wajar UNTR = Rp 22.400
harga sekarang = Rp 19700 ---> MOS = 12%
Disclaimer is ON. Rugi tanggung sendiri.. :)
Regards,
- V3 -
Jumat, 05 Oktober 2012
KKGI di 2900, apakah sudah cukup menarik untuk di-collect?
Harga KKGI sekarang Rp 2900, sudah turun 65% dari highest-nya di Rp 8500.
KKGI sempat mencapai lowest di Rp 2625, dan sepertinya sekarang mulai untuk berkonsolidasi.
Kalau diliat dari chart monthly, KKGI sudah sangat oversold, dan sekarang sedang berada di MA 60 monthly. Candle monthly sudah terlihat mulai membentuk higher low.
Di Rp 2900, KKGI memiliki PER annualized 8,3x. Per LK Q2/2012 kemarin, EPS KKGI turun 18,3% dari EPS Q2/2011 (Rp 213).
Jika saya berasumsi skenario terjelek KKGI pada Q4/2012 nanti EPS-nya turun 30% dari EPS Q4/2011-nya (Rp 449), maka asumsi saya EPS KKGI di akhir tahun minimal Rp 314.
Dengan EPS Rp 314, maka KKGI sekarang saya beli di PER 9,2x. Cukup menarik, apabila saya yakin EPS-nya di 2013 akan tumbuh lagi.. :) Disclaimer is ON :)
Bagi saya, penganut value investing (walaupun tidak 100% :D), KKGI di harga 2900 sudah cukup menarik untuk dikoleksi dan disimpan utk 2-3 tahun ke depan. Disclaimer is ON :) Ini bukan ajakan untuk beli.. :)
Oya, dengan valuasi ala Pak Tom DS, saya dapatkan valuasi KKGI Rp 7659. Bila saya beri diskon 40% dari valuasi saya, didapat harga wajar KKGI Rp 4595 ----> MOS = 1 - (2900/4595) = 37% ---> cukup besar
Disclaimer is ON ya.. :)
Rugi tanggung sendiri, ngga dapat barang juga tanggung sendiri.. :D
Oya, KKGI ada rencana buy back saham sebesar Rp 200 Milyar, karena manajemen beranggapan bahwa harga saham KKGI sekarang sangat undervalued dibandingkan prospeknya di masa depan..
Percaya ngga percaya dengan pandangan manajemen KKGI, it's up to you.. :)
Your money, your responsibility.. :D
Regards,
- V3 -
KKGI sempat mencapai lowest di Rp 2625, dan sepertinya sekarang mulai untuk berkonsolidasi.
Kalau diliat dari chart monthly, KKGI sudah sangat oversold, dan sekarang sedang berada di MA 60 monthly. Candle monthly sudah terlihat mulai membentuk higher low.
Di Rp 2900, KKGI memiliki PER annualized 8,3x. Per LK Q2/2012 kemarin, EPS KKGI turun 18,3% dari EPS Q2/2011 (Rp 213).
Jika saya berasumsi skenario terjelek KKGI pada Q4/2012 nanti EPS-nya turun 30% dari EPS Q4/2011-nya (Rp 449), maka asumsi saya EPS KKGI di akhir tahun minimal Rp 314.
Dengan EPS Rp 314, maka KKGI sekarang saya beli di PER 9,2x. Cukup menarik, apabila saya yakin EPS-nya di 2013 akan tumbuh lagi.. :) Disclaimer is ON :)
Bagi saya, penganut value investing (walaupun tidak 100% :D), KKGI di harga 2900 sudah cukup menarik untuk dikoleksi dan disimpan utk 2-3 tahun ke depan. Disclaimer is ON :) Ini bukan ajakan untuk beli.. :)
Oya, dengan valuasi ala Pak Tom DS, saya dapatkan valuasi KKGI Rp 7659. Bila saya beri diskon 40% dari valuasi saya, didapat harga wajar KKGI Rp 4595 ----> MOS = 1 - (2900/4595) = 37% ---> cukup besar
Disclaimer is ON ya.. :)
Rugi tanggung sendiri, ngga dapat barang juga tanggung sendiri.. :D
Oya, KKGI ada rencana buy back saham sebesar Rp 200 Milyar, karena manajemen beranggapan bahwa harga saham KKGI sekarang sangat undervalued dibandingkan prospeknya di masa depan..
Percaya ngga percaya dengan pandangan manajemen KKGI, it's up to you.. :)
Your money, your responsibility.. :D
Regards,
- V3 -
Senin, 03 September 2012
HRUM dan ITMG, 2 saham coal yang masih positive growth , ROE > 30%, DER < 1
Dari 2 LK Q2/2012, ada 2 saham coal yang menarik menurut saya.
Menarik karena mereka masih positive growth, ROE besar, dan DER kecil. PER-nya sekarang juga masih cukup murah menurut saya (< 10).
HRUM LK Q2/2012
1. DER = 0,39x
2. Sales growth = 71%
3. Operating profit growth = 24%
4. EPS growth = 23%
5. EPS Q2/2012 = $ 0,03314 x Rp 9300 = Rp 308,2
6. Harga sekarang = Rp 5950 ---> PER = 9,65x
7. ROE = 53,16%
8. Valuasi harga wajar = Rp 13.365 ----> diskon 30% dari valuasi = Rp 9355 ---> masih ada MOS 36,4% dari harga sekarang.
DISCLAIMER is ON..:)
ITMG LK Q2/2012
1. DER = 0,48x
2. Sales growth = 24,12%
3. Operating profit growth = 20,4%
4. EPS growth = 22%
5. EPS Q2/2012 = $0.22 = 0,22 x Rp 9300 = Rp 2066
6. Harga sekarang = Rp 38.400 ---> PER = 9,29x
7. ROE = 48%
8. Valuasi harga wajar = Rp 86.743 ---> diskon 30% dari valuasi = Rp 60.720 ---> masih ada MOS 36,77% dari harga sekarang
DISCLAIMER is ON juga.. :)
Regards,
- V3 -
Menarik karena mereka masih positive growth, ROE besar, dan DER kecil. PER-nya sekarang juga masih cukup murah menurut saya (< 10).
HRUM LK Q2/2012
1. DER = 0,39x
2. Sales growth = 71%
3. Operating profit growth = 24%
4. EPS growth = 23%
5. EPS Q2/2012 = $ 0,03314 x Rp 9300 = Rp 308,2
6. Harga sekarang = Rp 5950 ---> PER = 9,65x
7. ROE = 53,16%
8. Valuasi harga wajar = Rp 13.365 ----> diskon 30% dari valuasi = Rp 9355 ---> masih ada MOS 36,4% dari harga sekarang.
DISCLAIMER is ON..:)
ITMG LK Q2/2012
1. DER = 0,48x
2. Sales growth = 24,12%
3. Operating profit growth = 20,4%
4. EPS growth = 22%
5. EPS Q2/2012 = $0.22 = 0,22 x Rp 9300 = Rp 2066
6. Harga sekarang = Rp 38.400 ---> PER = 9,29x
7. ROE = 48%
8. Valuasi harga wajar = Rp 86.743 ---> diskon 30% dari valuasi = Rp 60.720 ---> masih ada MOS 36,77% dari harga sekarang
DISCLAIMER is ON juga.. :)
Regards,
- V3 -
Langganan:
Postingan (Atom)